Pemerintah Pertimbangkan Larangan Mudik Lebaran Saat Pandemi Korona

    Antara - 25 Maret 2020 06:27 WIB
    Pemerintah Pertimbangkan Larangan Mudik Lebaran Saat Pandemi Korona
    Ilustrasi. Media Indonesia.
    Jakarta: Pemerintah tengah mempertimbangkan opsi mengenai pelarangan mudik Lebaran 2020. Langkah ini dipertimbangkan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (covid-19) di Tanah Air meluas.

    "Kita sudah sepakat bahwa hal yang paling utama adalah menjaga keselamatan masyarakat. Dan dengan pertimbangan ini, kami juga mempertimbangkan serius opsi pelarangan mudik," kata Staf Khusus Menko Maritim dan Investasi Bidang Kelembagaan dan Media Jodi Mahardi dalam rilis pers melalui video di Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020.

    Menurut Jodi, Kemenko Maritim dan Investasi telah menggelar dua kali rapat koordinasi mengenai mudik Lebaran. Rapat ini dihadiri sejumlah kementerian/lembaga termasuk Kemenko Polhukam, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan hingga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta TNI dan Polri.

    Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi ini mengatakan pemerintah menyiapkan tiga skenario mudik Lebaran 2020. Yakni mudik seperti biasa, meniadakan program mudik gratis, serta melarang mudik.

    "Ketiga skenario itu akan segera dilaporkan kepada Presiden," kata Jodi.

    Baca: Pemerintah Terbitkan Pedoman Medis Penanganan Korona

    Dalam rapat terakhir pada Senin, 23 Maret 2020 yang dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melalui video conference telah dibahas berbagai skenario untuk menyikapi potensi penyebaran virus korona ke seluruh Indonesia akibat mudik.

    Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan akan mengeluarkan edaran bagi para calon kepala daerah yang akan berlaga di Pilkada Serentak 2020 agar tidak menyelenggarakan mudik gratis sebagai sarana kampanye politik.

    Pemerintah Pertimbangkan Larangan Mudik Lebaran Saat Pandemi Korona
    Ilustrasi Medcom.id

    Dari sisi transportasi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana akan mengambil sejumlah langkah taktis diantaranya melarang kendaraan dari wilayah Jabodetabek yang akan menuju wilayah Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

    Sementara dari sisi transportasi udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub memastikan akan memberikan layanan prima untuk pengiriman logistik serta mengurangi kuota penumpang hingga 50 persen.

    Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri akan tetap melaksanakan Operasi Ketupat. Sementara TNI akan menjaga sejumlah objek vital seperti pintu tol dalam mendukung kebijakan tidak mudik lebaran tahun 2020 ini. Bila nanti diputuskan tidak ada mudik maka komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat harus dilakukan secara intensif.

    Kementerian Agama akan meminta ormas Islam agar ikut serta menyampaikan anjuran tidak mudik kepada masyarakat. Sebab, kebijakan tidak mudik lebaran diyakini bisa membatasi penyebaran virus corona ke seluruh negeri.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id