Medsos SN Masih Aktif Setelah Peristiwa Bunuh Diri

    Zaenal Arifin - 05 Februari 2020 21:19 WIB
    Medsos SN Masih Aktif Setelah Peristiwa Bunuh Diri
    Kuasa hukum orang tua SN, Defrizal Djamaris. Foto: Zaenal Arifin/Medcom.id
    Jakarta: Media sosial milik SN disebut masih aktif setelah siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Negeri 147 Ciracas, Jakarta Timur, itu loncat dari lantai tiga sekolahnya. Hal ini ditemukan berdasarkan keterangan kakak kandung SN.

    "Menurut keterangan kakak kandung almarhumah, Instagram atau WhatsApp HP (handphone) milik korban masih on atau aktif pada waktu almarhumah sedang dirawat di rumah sakit," ungkap kuasa hukum orang tua SN, Defrizal Djamaris, kepada Medcom.id, Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.

    Dia tak mengetahui siapa yang menggunakan media sosial SN. Yang pasti, terang dia, telepon genggam dan tas SN ketika itu masih dipegang pihak sekolah.

    "Barang-barang milik almarhumah seperti HP dan tas sekolah baru dikembalikan pada hari pemakaman, padahal telah dimintakan dari awal sejak kejadian jatuh, waktu dirawat di rumah sakit, entah kenapa pihak sekolah masih menahan," ujar dia.

    Di sisi lain, dia juga heran dengan sikap pihak sekolah yang mengeluarkan pernyataan terkait peristiwa bunuh diri SN tanpa mengonfirmasi ke pihak keluarga. Apalagi, pernyataan pihak sekolah seolah-olah SN memiliki masalah keluarga.

    "Pihak sekolah membuat statement ke mana-mana, seolah-olah ini masalah internal keluarga dan tidak ada persoalan sama sekali dengan sekolah. Padahal menurut keterangan saudara kandung korban, korban sering curhat mengenai beberapa kali perundungan psikis seperti dikucilkan atau diledek karena sering dipanggil orang tua tapi yang datang cuma kakaknya," kata dia.

    SN nekat lompat dari lantai 3 sekolahnya pada Selasa, 14 Januari 2020 sekitar pukul 15.30 WIB, usai jam pelajaran. SN dilarikan ke RS Polri Kramat Jati dan masuk ruang intensive care unit (ICU) sekitar pukul 20.00 WIB.
     
    Siswi tersebut sempat menjalani perawatan di rumah sakit itu selama dua hari, hingga menghembuskan napas terakhir, pada Kamis, 16 Januari 2020, sekitar pukul 16.15 WIB. Jenazah SN dikebumikan di taman pemakaman umum (TPU) Pondok Ranggon, Jaktim usai salat Jumat, 17 Januari 2020.
     
    Penyebab aksi nekat SN belum diketahui pasti. Polrestro Jakarta Timur juga sudah memeriksa orang dekat SN, dan pihak sekolah. Namun, polisi belum mengumumkan hasil dari penyelidikan tersebut.





    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id