comscore

Pejabat Kepala Daerah Dilarang Jadi Kaki Tangan Politik Menuju 2024

Anggi Tondi Martaon - 04 Januari 2022 18:10 WIB
Pejabat Kepala Daerah Dilarang Jadi Kaki Tangan Politik Menuju 2024
Ilustrasi: Medcom.id
Jakarta: Penunjukan 272 penjabat (Pj) kepala daerah pada 2022 dan 2023 harus dilakukan dengan baik. Pengisian posisi gubernur hingga wali kota/bupati tak boleh berlandaskan kepentingan politik di 2024. 

"Harus dijauhkan dari upaya pihak tertentu membangun kaki tangan politik partisan untuk kepentingan Pemilu (Pemilihan Umum) atau Pilpres (Pemilihan Presiden) 2024," kata Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim melalui keterangan tertulis, Selasa, 4 Januari 2022. 
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga mengingatkan sosok yang dipilih sebagai pejabat kepala daerah harus Pancasilais sejati. Mereka tidak boleh terpapar paham intoleransi dan radikalisme. 

"Apakah di kalangan ASN (aparatur sipil negara), TNI, dan Polri ada yang terpapar paham intoleransi dan radikalisme? Saya jawab tegas, ada," ungkap dia.

Baca: M Taufik Sebut 3 Nama Cagub DKI, Gerindra: Bukan Putusan Partai

Luqman meminta pemerintah memfilter calon Pj kepala daerah agar terhindar dari radikalisme. Profiling calon-calon Pj kepala daerah amat diperlukan.

"Sehingga hasilnya bukanlah mereka yang intoleran dan radikal," sebut dia. 

Selain itu, dia menyampaikan penunjukan Pj kepala daerah murni kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Tugas ini tidak perlu dikonsultasikan kepada DPR. 

"Karena itu tanggung jawab sepenuhnya ada di tangan Presiden dan Mendagri," ujar dia.

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id