Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ-182 Resmi Dihentikan

    Zaenal Arifin - 02 Maret 2021 16:35 WIB
    Proses Identifikasi Korban Sriwijaya Air SJ-182 Resmi Dihentikan
    Konferensi pers terkait jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air. Medcom.id/Zaenal Arifin.



    Jakarta: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, resmi menghentikan proses identifikasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Sebanyak tiga korban belum berhasil diidentifikasi.

    "Dengan telah selesainya seluruh pemeriksaan dalam rangka kegiatan operasi DVI Sriwijaya Air SJ-182 yang berlangsung sejak 9 Januari 2021, maka pada hari ini, Selasa, 2 Maret 2021, pukul 13.50 wib, operasi Sriwijaya Air SJ-182 secara resmi dinyatakan ditutup," ucap Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Rusdianto di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa, 2 Maret 2021.






    Sebanyak tiga jenazah yang belum berhasil teridentifikasi, yakni Panca Widia Nursanti, 46; Arcana Nadiv Wahyudi, 7 bulan; dan Dania, 2. Rusdianto menjelaskan korban belum bisa diidentifikasi lantaran belum ada sampel yang dapat menjadi pembanding.

    "Namun, bila ada perkembangan lebih lanjut akan kami laporkan kembali," tutur dia.

    (Baca: Satu Korban Sriwijaya Air SJ-182 Kembali Teridentifikasi)

    Rusdianto menuturkan selama operasi pihaknya melibatkan ahli dari berbagai bidang. Tim telah memeriksa 744 sampel DNA dan 174 sampel DNA antemortem dari pihak keluarga.

    Lalu, 570 sampel DNA postmortem yang diambil dari bagian tubuh jenazah. DNA merupakan satu dari tiga parameter identifikasi DVI selain sidik jari dan gigi.

    Rusdianto menyebut dari keseluruhan sampel, Tim DVI berhasil mengidentifikasi 59 korban dari 62 penumpang Sriwijaya Air SJ-182 yang dilaporkan jadi korban kecelakaan. Dia menyebut tiga korban belum teridentifikasi karena sampel data postmortem atau jenazah belum ditemukan.

    Dia menyebut tanpa adanya jenazah, data pembanding antemortem dari pihak keluarga inti korban tidak bisa dicocokkan. Namun, bila Tim SAR menemukan jenazah korban, tidak menutup kemungkinan korban bisa teridentifikasi.

    Operasi SAR Sriwijaya Air SJ-182 sudah dihentikan sejak 21 Januari 2021. Namun, Tim SAR tetap melakukan pemantauan di perairan Kepulauan Seribu.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id