2.123 Orang Terlibat dalam Pencarian Sriwijaya Air SJ-182

    Fachri Audhia Hafiez - 10 Januari 2021 18:52 WIB
    2.123 Orang Terlibat dalam Pencarian Sriwijaya Air SJ-182
    Petugas mengevakuasi kantong jenazah berisi jasad korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182. MI/Ramdani
    Jakarta: Ribuan orang terlibat dalam pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu. Mereka tergabung dalam tim SAR gabungan dari berbagai unsur dan relawan.

    "Jumlah orang untuk mendaftarkan diri dalam misi kemanusiaan ini seluruhnya 2.123 orang," kata Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman dalam program Breaking News Metro TV, Minggu, 10 Januari 2021.

    Sekitar 50 kapal kategori besar yang diterjunkan mendukung upaya mencari pesawat komersil tersebut di permukaan air. Kemudian, lebih dari 100 kapal kecil juga disebar ke titik-titik yang diduga jadi tempat jatuhnya pesawat.

    "Sebagian besar masih berada di lokasi pencarian dan pertolongan," ujar Rasman.

    Pencarian juga dilakukan melalui udara yang melibatkan tim dari TNI Angkatan Udara (AU), Basarnas, dan Polisi Perairan dan Udara (Polairud). Mayoritas kendaraan udara yang dikerahkan berjenis helikopter.

    2.123 Orang Terlibat dalam Pencarian Sriwijaya Air SJ-182
    Grafis: Metro TV

    Sejumlah kendaraan darat seperti ambulans juga disiapkan untuk memindahkan jenazah ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. "Ada dari Dinas Kesehatan, kepolisian,TNI, dan Basarnas. Jadi cukup banyak," ucap Rasman.

    Seluruh komponen pencarian dan penyelamatan dinilai membuahkan hasil yang maksimal untuk hari ini. Sejumlah serpihan pesawat dan bagian tubuh korban berhasil dievakuasi.

    "Sehingga pelaksanaan hari ini, ini yang bisa dilihat hasilnya," ujar dia.

    Baca: Basarnas Kunci Posisi Black Box Pesawat Sriwijaya Air SJ-183

    Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
     
    Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat yang dipastikan jatuh itu mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id