Kemenkes: Penyuntikan Vaksin Bakal Menurun pada April 2021

    Fachri Audhia Hafiez - 07 April 2021 13:33 WIB
    Kemenkes: Penyuntikan Vaksin Bakal Menurun pada April 2021
    Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi. Dok. Kementerian Kesehatan



    Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan tren penyuntikan dosis vaksin covid-19 bakal menurun pada April 2021. Penurunan ini imbas embargo vaksin yang dilakukan India.

    "Dosis penyuntikan akan berkurang," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi kepada Medcom.id, Selasa, 6 April 2021.






    Menurut Nadia, Indonesia hanya memiliki stok 7-11 juta dosis vaksin yang akan digunakan pada April 2021. Indonesia seharusnya memiliki stok 11,7 Vaksin AstraZeneca dari kerja sama multilateral Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI).

    Baca: 12 Juta Masyarakat Divaksin, Luhut: Masih Jauh

    Namun, embargo yang dilakukan India sebagai negara yang memproduksi vaksin tersebut negara itu membuat Indonesia kehilangan 10 juta dosis. Indonesia hanya berpeluang mendapatkan 1,3-1,4 juta dosis vaksin gratis.

    "Jumlah vaksin yang kita harapkan tidak tersedia karena adanya embargo tersebut," ucap Nadia.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id