Kesiapan Calon Ibu Kunci SDM Unggul

    Sri Yanti Nainggolan - 19 Agustus 2019 17:04 WIB
    Kesiapan Calon Ibu Kunci SDM Unggul
    Sekretaris KPPPA, Pribudiarta Nur Sitepu - Medcom.id/Sri Yanti Nainggolan.
    Jakarta: Kunci menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dimulai dari calon ibu. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mendorong setiap calon ibu dipersiapkan dengan baik. 

    "Kita memastikan tiap bayi yang lahir harus dari ibu yang sehat fisik, sehat mental, dan sehat sosial. Sehingga ke depan hak-hak anak terpenuhi dan menghasilkan SDM yang sehat fisik, mental, dan sosial," ujar Sekretaris KPPPA, Pribudiarta Nur Sitepu, dalam konferensi pers di kantor KPPPA, Jakarta, Senin, 19 Agustus 2019. 

    Pri yakin lewat calon ibu yang siap, hak dasar anak lebih mudah terpenuhi. Hak dasar itu, hak pendidikan, hak memanfaatkan waktu luang, hak kesehatan, hak kesejahteraan, hak sipil, dan pengasuhan dari orang tua. 

    Indikator pemenuhan keenam hak dasar itu, kata dia, kemampuan partisipasi anak. "Anak yang bisa bersuara dalam keluarga sampai sistem ketatanegaraan, bisa dipastikan hak-hak dasar dia terpenuhi," tutur dia. 

    Pri menegaskan calon ibu dan ayah harus dipersiapkan agar berkualitas. Selain orang tua, lingkungan tempat anak tumbuh juga harus kondusif agar anak dapat berkembang dengan baik. 

    (Baca juga: Jokowi: Kita Butuh SDM Unggul yang Inovatif)

    KPPPA siap berkoordinasi dengan sejumlah kementerian untuk mewujudkan generasi berkualitas. Koordinasi dilakukan dengan Kementerian Kesehatan, kementerian Sosial, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Indonesia butuh ilmu pengetahuan dan teknologi yang membuat negeri ini bisa melompat dan mendahului bangsa lain. Dibutuhkan terobosan-terobosan jalan pintas yang cerdik, mudah dan cepat.
      
    "Kita butuh SDM unggul yang berhati Indonesia, berideologi Pancasila. Kita butuh SDM unggul yang toleran yang berakhlak mulia. Kita butuh SDM unggul yang terus belajar bekerja keras, berdedikasi," kata Jokowi, Jumat, 16 Agustus 2019. 

     Jokowi menyebut seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama bebenah. Dia yakin, dengan segala modal yang dimiliki, Indonesia mampu melakukan lompatan-lompatan kemajuan secara signifikan.
     
    "Momentumnya adalah sekarang tatkala kita antara 2020 hingga 2024 berada di puncak periode bonus demografi. Jika kita lebih fokus mengembangkan kualitas SDM dan menggunakan cara-cara baru, maka saya yakin bonus demografi menjadi bonus lompatan kemajuan," tutur dia. 



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id