Panglima TNI: Pinggiran Jakarta Jadi Fokus Serbuan Vaksinasi

    Antara - 22 Juli 2021 21:40 WIB
    Panglima TNI: Pinggiran Jakarta Jadi Fokus Serbuan Vaksinasi
    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat berziarah ke makam Soeharto, Karanganyar, Kamis, 19 September 2019. Foto: Medcom.id/Pythag Kurniati



    Jakarta: Daerah pinggiran DKI Jakarta menjadi fokus vaksinasi covid-19 TNI dan Polri. Personel akan datang langsung ke daerah itu demi mengejar target 70 persen vaksinasi terpenuhi di Jakarta sebelum peringatan Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia (RI), 17 Agustus 2021.

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menerangkan TNI dan Polri sepakat menerapkan strategi jemput bola atau menggelar vaksinasi langsung di daerah permukiman warga di pinggiran Jakarta. Pasalnya, di daerah ini, persentase orang yang sudah divaksinasi masih cukup rendah.

     



    “Karena sebagian besar warganya masih sibuk dengan kegiatan atau mereka sedang melaksanakan isolasi mandiri,” kata Hadi di Jakarta, Kamis, 22 Juli 2021.

    Siang tadi, Panglima, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Ganip Warsito meninjau vaksinasi massal di Gambir, Sawah Besar, dan Tanah Abang. Sebanyak 3.600 orang divaksinasi per hari di tiga titik ini. 

    Baca: 548 Ribu Anak Telah Disuntik Vaksin Covid-19

    Ketiga pejabat tinggi negara itu juga memantau penyerahan 1.500 paket bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Bansos diharap dapat mengurangi beban masyarakat.

    “Kepada warga masyarakat agar dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari harus tetap mematuhi protokol kesehatan dan wajib menggunakan masker, rajin mencuci tangan, serta menjaga jarak,” kata Hadi.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id