Metro Siang

    Pakar Ungkap Penyebab Ratusan Burung Pipit Mati Mendadak

    MetroTV - 15 September 2021 13:57 WIB
    Pakar Ungkap Penyebab Ratusan Burung Pipit Mati Mendadak
    Viral video burung pipit di Bali jatuh berhamburan di tanah. Foto: Facebook/DenpasarNow



    Yogyakarta: Ratusan burung pipit mati secara massal dan mendadak di sejumlah wilayah. Wakil Direktur Bidang Pendidikan Rumah Sakit Karya Husada (RSKH) Universitas Gadjah Mada (UGM) Slamet Raharjo menjelaskan, terdapat beberapa kemungkinan penyebab terjadinya fenomena ini.

    Slamet menyatakan, kematian sekelompok burung kecil yang menyebar di wilayah tropis dunia lama dan kawasan Australasia ini merupakan hal yang wajar terjadi. Dengan berat tubuh 12 gram, membuat burung pipit rentan mengalami kematian.

     



    “Kemungkinannya infeksi avian influenza H7N9 yang tertular dari burung migran. Suhu ekstrim, burung bisa gagal beradaptasi, dan poisoning atas penggunaan pestisida di wilayah pertanian,” kata Slamet dalam tayangan Metro di Metro TV pada Rabu, 15 September 2021.

    Slamet menerangkan, perlu dilakukan investigasi laboratorium terkait penyebab burung kecil pemakan biji-bijian ini. Metabolisme tubuh burung pun disebut tidak sekuat burung besar yang mampu beradaptasi dengan cepat.

    “Bisa juga karena badai yang membawa zat-zat toksik dalam udara, kemudian terhirup oleh burung pipit,” jelas Slamet.

    Slamet menerangkan, kematian burung secara massal dan mendadak ini tidak memberikan dampak buruk bagi keberlangsungan hidup manusia. Fenomena ini sering terjadi di negara lain dengan lokasi yang berbeda-beda.

    “Secara ilmiah belum ada bukti penularan langsung, misalnya dari dari H7N9 langsung menular ke manusia. Jadi, secara umum bisa dikatakan tidak berbahaya bagi manusia,” terangnya. (Nadia Ayu)

    (MBM)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id