comscore

Pengemudi Ojol Tewas Ditusuk, Simak Tips Agar Terhindar dari Begal

Adri Prima - 10 Desember 2021 13:32 WIB
Pengemudi Ojol Tewas Ditusuk, Simak Tips Agar Terhindar dari Begal
Ilustrasi begal sepeda motor. (dok. MI)
Jakarta: Pengemudi ojek online (ojol) berinisial IA (39) tewas ditusuk kawanan begal di depan Hotel OYO, Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, Jakarta Pusat. 

Insiden ini terjadi pada Rabu, 8 Agustus 2021 dini hari. Korban sempat dilarikan ke RSCM Jakarta, namun nyawanya tak terselamatkan.
Polisi membenarkan peristiwa pembegalan tersebut. "Iya benar ada, korban tewas pengemudi ojol," kata Kepala Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sam Suharto saat dihubungi Medcom.id. 

Dari informasi yang dihimpun Medcom.id, korbon driver ojol merupakan warga Jalan Menteng Jaya, RT 03 RW 10, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat. Korban mengalami luka tusukan pada bagian dada sebelah kiri. Sejumlah barang berharga milik korban hilang, seperti telepon seluler dan dompet. 

Berkendara di malam hari memang sangat rawan. Ancaman bahaya juga dikarenakan situasi jalanan yang sepi sehingga mengundang aksi kriminal. 

Karena itu, ada baiknya kita mengikuti beberapa tips berkendara malam hari agar terhindar dari begal.

Berikut ini 10 tips berkendara aman di malam hari:


1. Sebelum berkendara, pastikan kalau sudah menentukan rute yang akan dilewati. Usahakan menjauhi rute yang sepi, agar terhindar dari kejahatan seperti begal dan lainnya.

2. Jika malam sudah terlalu larut, sebaiknya mencari teman berkendara untuk iring-iringan atau konvoi. Hindari berkendara sendirian.

3. Jaga jarak aman dengan pengendara di depan. Sebab ketika malam hari, cenderung membuat jarak pandang terbatas. Buat jarak sedikit lebih jauh dengan pengendara di depan, dibanding saat berkendara pada siang hari.

4. Pastikan dalam berkendara selalu menjaga kecepatan aman. Gunakanlah kecepatan yang selalu bisa terkontrol oleh pengendara.

5. Pengendara harus pintar menjaga emosi, untuk tidak terpancing kebut-kebutan dengan pengendara lain. Atau terpancing tarik gas di atas rata-rata karena kondisi jalan yang sepi.

6. Gunakan high beam atau lampu jauh hanya saat benar-benar diperlukan. Demi menghindari pengendara di depan, terutama dari arah berlawanan, menjadi terganggu lantaran silau oleh sorot lampu kendaraan kita.

7. Ketika menggunakan lampu sein, nyalakan jauh sebelum kita akan berbelok. Agar pengendara sekitar, terutama mereka yang berada di belakang kendaraan kita menjadi lebih waspada.

8. Berkendaralah secara halus dan konstan. Tidak melakukan akselerasi dan pengereman secara menghentak-hentak atau mendadak.

9. Fokus dan konsentrasi lebih ekstra. Terutama tidak hanya di area depan, tapi juga memperhatikan daerah sekitar pengendara. 

10. Apabila benar-benar sudah lelah, jangan memaksakan untuk terus berkendara. Sebaiknya berhenti di area yang aman untuk beristirahat sejenak, seperti di warung, SPBU atau tempat ramai lainnya.

(PRI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id