comscore

Kang Emil: Terima Kasih Media Memberitakan Eril dengan Adil

Juven Martua Sitompul - 15 Juni 2022 17:30 WIB
Kang Emil: Terima Kasih Media Memberitakan Eril dengan Adil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima kunjungan pengurus Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred). Istimewa.
Bandung: Pemberitaan seputar berpulangnya Emmeril Kahn Mumtadz mendapat perhatian dari Ayah sekaligus Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Kang Emil). Kang Emil menyampaikan apresiasi dan terima kasih saat menerima kunjungan pengurus Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred).

"Media mainstream telah adil memberitakan Eril. Saya sangat berterima kasih," ujar Kang Emil di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu, 15 Juni 2022.
Dia menyebut berpulangnya Eril menjadi momen media mainstream menunjukkan jati dirinya sebagai referensi masyarakat. Kang Emil menyesalkan munculnya berita-berita yang menonjolkan paranormal dalam pemberitaan Eril.

Dia juga mengaku tidak berani melihat akun-akun media sosial yang menyebarkan informasi-informasi hoaks soal Eril. Dalam pertemuan dengan Forum Pemred, Kang Emil juga banyak bercerita mengenai proses evakuasi jasad putra sulungnya itu.

Menurut dia, ada skenario indah yang disiapkan Sang Pencipta untuk memberi jeda 14 hari, dari mulai hilang hingga jasad Eril ditemukan. Dia pun menceritakan banyak hal baik yang Eril lakukan secara 'sunyi' di masa hidupnya.

Menurut Kang Emil, ada banyak testimoni yang menceritakan kebaikan Eril. Bahkan dia mengaku kaget setelah banyak orang yang menceritakan kebiasaan baik Eril.

"Ada sopir taksi yang mengaku pernah dibela Eril saat hendak dikeroyok," kata Kang Emil.

Baca: Ridwan Kamil Kembali Bertugas Lusa

Dia menambahkan ada banyak pembelajaran yang bisa dipetik dari perjalanan hidup Eril. Kang Emil mengaku banyak memetik hikmah dari kejadian itu.

"Eril sudah menjadi milik publik. Kami hanya memiliki sebagiannya saja," kata dia.

Pengurus Forum Pemred yang hadir dalam pertemuan itu diwakili Ketua Forum Pemred Arifin Asydhad (Pemred Kumparan), Sekjen Forum Pemred Titin Rosmasari (Pemred CNN), Irfan Junaidi (Pemred Republika), dan Hery Trianto (Direktur Bisnis Indonesia). Pertemuan berlangsung sekitar satu jam.

Arifin mengungkapkan pemberitaan mayoritas media mainstream terkait Eril masih baik dan mempehatikan prinsip dan kode etik jurnalistik. Hanya sebagian kecil media mainstream yang mengembangkan pemberitaannya dengan cara-cara kurang tepat.

"Adanya pemberitaan sebagian kecil media yang tidak mengindahkan kode etik ini salah satunya disebabkan karena ekosistem media saat ini yang mementingkan klik dan views. Ini menjadi tantangan dan introspeksi untuk terus dibenahi," kata Arifin.

Media mainstream, kata Arifin, seharusnya memang tidak semata-mata mengejar trafik. Karena itu, Forum Pemred berkomitmen penuh membangun ekosistem media yang lebih sehat untuk mendukung jurnalisme yang lebih baik.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id