Masyarakat Diminta Tak Berspekulasi Soal Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

    Candra Yuri Nuralam - 11 Januari 2021 02:21 WIB
    Masyarakat Diminta Tak Berspekulasi Soal Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air
    Ilustrasi: Metro TV
    Jakarta: Masyarakat diminta tidak berspekulasi terkait jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak. Masyarakat diharap menunggu hasil penyelidikan resmi lembaga terkait.

    "Mari kita tunggu informasi resmi dari pihak Kementerian Perhubungan, maskapai, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) penyebab jatuhnya SJ 182," kata Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin berdasarkan keterangan tertulisnya, Minggu, 10 Januari 2021.

    Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan berita bohong terkait hilangnya pesawat tersebut. Masyarakat harus menghargai perasaan keluarga korban.

    "Jangan sampai publik dan pihak keluarga korban mendapatkan informasi yang salah," ujarnya.

    Baca: Trauma Healing Diberikan pada Keluarga Korban Sriwijaya SJ-182

    Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
     
    Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat yang dipastikan jatuh itu mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id