Hari Ayah Nasional Lahir dari Peringatan Hari Ibu

    Theofilus Ifan Sucipto - 12 November 2020 12:37 WIB
    Hari Ayah Nasional Lahir dari Peringatan Hari Ibu
    Ilustrasi hari ayah nasional. Unsplash
    Jakarta: Indonesia memperingati Hari Ayah Nasional setiap 12 November. Hari besar yang ditetapkan sejak 2016 itu lahir dari peringatan Hari Ibu.

    Ini bermula saat paguyuban satu hati, lintas agama, dan budaya bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) merayakan Hari Ibu pada 22 Desember 2014. Salah satu acara menggelar sayembara menulis surat untuk ibu.

    Antusiasme masyarakat cukup tinggi dan 70 surat untuk ibu terbaik dibukukan. Peserta yang terdiri atas anak usia SD, SMP, SMA, mahasiswa, dan masyarakat umum membacakan surat saat mengunjungi ibu-ibu di panti jompo.

    “Usai acara, panitia penyelenggara dibuat terkejut dengan pertanyaan para peserta, ”Kapan diadakan sayembara menulis surat untuk ayah? Kapan peringatan hari ayah? Kami pasti ikut lagi,” kata peserta dikutip Medcom.id dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis, 12 November 2020.

    Seluruh panitia PPIP tersentak dan mencari tahu peringatan Hari Ayah. Mereka menggali informasi hingga audiensi ke DPRD kota Surakarta, Jawa Tengah.

    PPIP mengusulkan diri sebagai inisiator penetapan Hari Ayah Nasional. Namun, pembicaraan berlangsung alot.

    “Setelah melalui kajian yang cukup panjang, PPIP menggelar deklarasi Hari Ayah dan menetapkan 12 November sebagai peringatan Hari Ayah Nasional,” tulis laman itu.

    Deklarasi dilakukan di Solo pada 2016 dengan memberikan hadiah kepada ayah dalam kegiatan kekeluargaan. PPIP menilai sosok ayah perlu mendapat penghargaan seperti ibu. Apalagi posisi ayah sejajar dengan ibu berperan sebagai sebagai kepala rumah tangga.

    “Untuk menghormati ayah sebagai tulang punggung, sandaran, pemberi nafkah, dan pelindung dalam sebuah rumah tangga,” tulis situs tersebut.

    Selain memberi hadiah, anak-anak dari seluruh Indonesia menulis surat untuk ayah. Sebanyak 100 surat diseleksi untuk dibukukan.

    PPIP menyerahkan buku tersebut sekaligus piagam deklarasi Hari Ayah Nasional kepada Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Bupati di empat wilayah Indonesia yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote turut menerima piagam sebagai simbol penetapan Hari Ayah di seluruh Indonesia. Sejak itu setiap 12 November diperingati sebagai Hari Ayah Nasional.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id