Salat Jumat di Masjid Kantor Kepresidenan Ditiadakan

    Nur Azizah - 20 Maret 2020 10:12 WIB
    Salat Jumat di Masjid Kantor Kepresidenan Ditiadakan
    Ilustrasi salat Jumat. Medcom.id/Surya Perkasa
    Jakarta: Masjid-masjid di DKI Jakarta mulai meniadakan salat Jumat demi mencegah penyebaran virus korona (covid-19). Peniadaan tak terkecuali pada masjid di Kompleks Istana Kepresidenan.

    "Dengan hormat kami informasikan pelaksanaan ibadah salat Jumat pada 20 Maret 2020 di Masjid Baiturrahim Istana Kepresidenan Jakarta ditiadakan," tulis pengurus masjid melalui pemberitahuan, di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2020.

    Seluruh pejabat dan pegawai yang bertugas di Kompleks Istana diharapkan melaksanakan salat zuhur di ruangan masing-masing. Ini juga sesuai Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19. Peniadaan salat Jumat selama dua pekan.

    Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta, Nasaruddin Umar juga mengumumkan pelaksanaan Salat Jumat ditiadakan dua pekan. Sejumlah pertimbangan menjadi alasan peniadaan salat.

    (Baca: Salat Jumat di Masjid Istiqlal Ditiadakan Dua Pekan)

    "Hari ini setelah ada imbaun Bapak Presiden (Joko Widodo), Bapak Gubernur (Anies Baswedan), ditambah komunikasi Imam Besar di sejumlah negara Islam. Kami menetapakan hari ini hingga dua Jumat mendatang tidak melaksanakan salat Jumat," ujar Nasaruddin dalam konfrensi pers di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Jumat, 20 Maret 2020.
     
    Jumlah pasien positif terjangkit virus korona di Indonesia terus bertambah. Pasien terjangkit bertambah 82 kasus hingga Kamis, 19 Maret 2020.

    “Total kasus 309 dan yang sudah sembuh 15 orang dan meninggal 25 orang,” kata juru bicara penanganan kasus virus korona Achmad Yurianto dalam telenconference di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Kamis 19 Maret 2020.

    Yuri menuturkan kasus tersebar di berbagai daerah. Mulai DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Utara, hingga Bali.

    Penambahan kasus terbanyak di DKI Jakarta sebanyak 52 orang. Total kasus di DKI Jakarta mencapai 210 orang.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id