Pencarian Korban Hilang di NTT Andalkan Anjing Pelacak

    Fachri Audhia Hafiez - 08 April 2021 03:07 WIB
    Pencarian Korban Hilang di NTT Andalkan Anjing Pelacak
    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dalam konferensi televideo, Rabu malam, 7 April 2021.



    Jakarta: Sebanyak 61 orang dinyatakan hilang akibat bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pencarian korban mengandalkan tim Search and Rescue (SAR) Dog atau anjing pelacak.

    "Mabes Polri juga telah menyiapkan SAR Dog atau K-9 yang nanti akan memperkuat pencarian warga yang masih hilang di sejumlah tempat. Termasuk, SAR Dog kerja sama dengan BNPB," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dalam konferensi televideo, Rabu malam, 7 April 2021.






    Doni mengaku tim kesulitan mencari korban karena banyak bebatuan besar. Tak hanya alat berat, insting tajam dari hewan sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana.

    "Sehingga dibutuhkan kemampuan dari satwa ini juga dari alat berat yang tersedia," ucap Doni.

    (Baca: Akses ke 3 Kabupaten di NTT Masih Terputus)

    Dia menuturkan dua Kabupaten, Lembata dan Alor menjadi wilayah tersulit memobilisasi alat berat, seperti ekskavator yang difungsikan memindahkan bebatuan. Cuaca menjadi kendala utama pengiriman alat berat.

    "Cuaca yang juga masih belum begitu bagus ya. Karena sejumlah kapal yang mengangkut alat berat ini tidak bisa berlayar," ujar Doni.

    Belasan wilayah di NTT terdampak bencana alam akibat siklon tropis Seroja pada Minggu, 4 April 2021. Wilayah itu terdiri atas Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, Kabupaten Sumba Barat, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Ende, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Alor, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan Kota Kupang.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id