Sentra Vaksinasi Massal Tutup Saat Lebaran

    Nur Azizah - 12 Mei 2021 11:01 WIB
    Sentra Vaksinasi Massal Tutup Saat Lebaran
    Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmidzi. Dok. Kementerian Kesehatan



    Jakarta: Juru bicara vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tirmizi mengatakan program vaksinasi nasional akan dihentikan sementara saat Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. Penutupan ini berlaku untuk seluruh sentra vaksinasi.

    "(Libur) hanya saat Idulfitri saja ya," kata Nadia kepada Medcom.id, Jakarta, Rabu, 12 Mei 2021.

     



    Kebijakan ini diambil untuk menghormati hari besar umat Islam. Apalagi, mayoritas vaksinator beragama muslim. Namun, Nadia menegaskan penutupan ini hanya berlaku satu hari.

    "Secara nasional imbauannya begitu," ucap Nadia.

    Per Selasa, 11 Mei 2021, penerima dosis pertama vaksin covid-19 mencapai 13.615.313 orang. Jumlah ini bertambah 140.226 orang dari hari sebelumnya.

    Baca: Penerima Vaksin Dosis Pertama Bertambah 140.226

    Target vaksinasi secara nasional mencapai 181 juta orang. Jumlah ini setara dengan 70 persen penduduk Indonesia.

    Adapun jumlah penerima dosis kedua mencapai 8.870.424 orang. Jumlah ini bertambah 115.168 orang dari hari sebelumya. Sementara itu, pemerintah menargetkan memberikan vaksin kepada 40.349.051 orang hingga Juni 2021.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id