Satgas: Vaksinasi Harus Paralel dengan Disiplin Protokol Kesehatan

    Nur Azizah - 12 Januari 2021 13:50 WIB
    Satgas: Vaksinasi Harus Paralel dengan Disiplin Protokol Kesehatan
    Kepala BNPB Letjen Doni Monardo. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta masyarakat tidak terbuai dengan keberadaan vaksin covid-19. Protokol kesehatan harus tetap dijalankan untuk mencegah penyebaran virus korona.

    "Vaksin harus pararel dengan kedisiplinan. Harus pararel dengan kepatuhan," kata Doni saat meninjau kedatangan bahan baku vaksin di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Selasa, 12 Januari 2021.

    Doni menyoroti peningkatan kasus aktif covid-19 dalam 2,5 bulan terakhir. Pada November 2020, rasio kasus aktif covid-19 sejatinya ada di titik terendah, yakni 12 persen dari total 500 ribu kasus akumulatif atau hanya 54 ribu kasus.

    "(Sekarang) kasus aktif 123 ribu, meningkat dua kali lipat lebih," kata dia. 

    Baca: Vaksinasi Covid-19 Dimulai

    Dia menegaskan pemerintah sudah mengambil berbagai kebijakan untuk menangani pandemi covid-19. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, contoh dia, sudah menambah kapasitas rumah sakit, termasuk ruang perawatan intensif (ICU) serta kamar isolasi.

    Sebanyak 15 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac, Tiongkok, tiba di Indonesia. Bahan mentah vaksin itu bakal dibawa ke PT Bio Farma untuk diproduksi. Kedatangan vaksin ini akan menambah stok vaksin Sinovac di Indonesia.
     
    "Di awal Februari 2021 kita sudah punya 12 juta vaksin jadi dari 15 juta bahan baku ini," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 11 Januari 2021.

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal disuntik vaksin covid-19 Rabu pagi, 13 Januari 2020. Vaksinasi ini akan disiarkan secara langsung melalui berbagai media. Jokowi menjadi orang pertama yang menerima vaksin di Tanah Air.

    Jokowi meminta masyarakat bersiap-siap. Vaksin sudah sudah didistribusikan ke 34 provinsi sejak Minggu, 3 Januari 2021. Vaksinasi dilakukan secara bertahap. Kelompok pertama penerima vaksin ialah 1,3 juta tenaga kesehatan yang ditargetkan selesai disuntik akhir Januari 2021. 

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id