Jam Kerja Tenaga Medis Diminta Tetap Manusiawi

    Anggi Tondi Martaon - 17 Maret 2020 11:17 WIB
    Jam Kerja Tenaga Medis Diminta Tetap Manusiawi
    Ilustrasi. Medcom.id/Mohamad Rizal
    Jakarta: Pemerintah diminta memperhatikan jam kerja tenaga medis di tengah wabah virus korona (covid-19). Waktu bertugas tenaga kesehatan tidak boleh melewati batas normal.

    "Jam piket harus lebih manusiawi," tegas Anggota Komisi IX Kurniasih Mufidayati kepada Medcom.id, Selasa, 17 Maret 2020.

    Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyampaikan jam kerja berlebihan akan mempengaruhi stamina dan kesehatan petugas medis. Rotasi petugas pun harus menjadi perhatian.

    "Jumlah tenaga kesehatan yang diturunkan harus ditingkatkan," ungkap dia.

    Baca: RSPI Tambah 15 Tempat Tidur untuk Pasien Korona

    Ia menuturkan tenaga medis juga harus diberikan vitamin yang cukup. Dengan begitu, daya tahan tubuh mereka memadai dalam menjalankan tugas.

    "Alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan harus disediakan jangan sampai enggak tersedia," ujar dia.

    Virus korona menginfeksi lebih dari 181 ribu orang di 100 negara dan menyebabkan 7.100 kematian. Sebanyak 78.088 orang dinyatakan sembuh.
     
    Sementara 134 orang terkonfirmasi terjangkit virus korona di Indonesia per Senin, 16 Maret 2020. Sebanyak lima pasien positif korona meninggal sedangkan delapan orang sembuh. Sebanyak 121 orang masih diisolasi.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id