Gus Sholah Dinilai Membantu Pemberantasan Korupsi

    Antara - 03 Februari 2020 12:30 WIB
    Gus Sholah Dinilai Membantu Pemberantasan Korupsi
    Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah. Foto: ANT/Syaiful Arif
    Jakarta: Lembaga Antirasuah merasa kehilangan sosok Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah. Dia dinilai berjasa dalam pemberantasan korupsi.
      
    "Dengan selalu menjaga KPK selama ini baik dukungan datang langsung ke gedung KPK maupun mendukung upaya KPK di bidang pencegahan korupsi," kata Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap di Jakarta, Senin, 3 Februari 2020. 
     
    Ia membeberkan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, itu menggagas Deklarasi Tebuireng pada 2017. Deklarasi ini mengajak pemimpin lintas agama melawan budaya korupsi. 
      
    Yudi berharap ke depan lahir sosok-sosok yang mewarisi pemikiran Gus Sholah. "Yang menjaga negeri ini dalam bingkai kebinekaan, NKRI, dan menyuarakan gerakan antikorupsi," kata Yudi. 
     
    Pengasuh pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Gus Sholah wafat. Gus Sholah mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, sekitar pukul 20.55 WIB, Minggu, 2 Februari 2020.
     
    Gus Sholah sempat dirawat di Rumah Sakit Harapan Kita. Adik Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu sempat menjalani operasi karena masalah pada selaput jantung.




    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id