Pembacok Ingin Tawuran Hiburan Lagi Setelah Herly Tewas

    Yurike Budiman - 27 November 2019 08:29 WIB
    Pembacok Ingin Tawuran Hiburan Lagi Setelah Herly Tewas
    Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
    Jakarta: Polisi menyebut pelaku tawuran, FI, 16, di Sunter, Jakarta Utara, tak memusingkan aksinya memakan korban tewas, Herly Suprapto, 27. Pelaku justru berdiskusi santai di dalam grup WhatsApp (WA) yang juga diisi korban.

    "Kami menemukan fakta di dalam grup WhatsApp mereka bahwa mereka mengatakan bahwa tawuran ini sebagai hiburan. Jadi walaupun sudah ada yang meninggal, mereka masih menghendaki adanya tawuran lagi," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, Selasa, 26 November 2019.

    Menurut dia, korban dan pelaku memang sudah berjanjian untuk tawuran dengan geng motor masing-masing. Rencana itu mereka diskusikan via WA. Polisi pun membeberkan isi percakapan dalam grup WhatsApp para pelaku. 

    "Makasih hiburannya ya, persahabatan, jangan ada dendam di antara kita," ungkap Budhi membacakan isi pesan WA pelaku kepada anggota grup lainnya.

    Tersangka FI bahkan masih ingin merencanakan tawuran kembali terhadap anggota grup. "Gila temen gue, koma satu ya enggak apa-apa next time kita lanjut," tulis pesan tersangka di Grup WA.

    Melihat isi pesan grup WA tersangka, Budhi menjelaskan fenomena tersebut harus disikapi dengan baik. Dia menekankan generasai muda tak boleh dengan mudah terlibat aksi kekerasan.

    "Ini salah pergaulan maupun salah dalam memilih teman sehingga terjadi hal-hal pelanggaran hukum yang merugikan mereka," jelas Budhi.

    Dia menyebut sikap anak remaja yang senang mencari keributan perlu menjadi tanggung jawab bersama. Polisi tak bisa sendirian membenahi masalah ini. 

    "Nantinya kami akan coba menggandeng stakeholders lainnya untuk kita bersama memberi pencerahan atau pembelajaran ke depan bahwa perbuatan yang mereka lakukan ini adalah perbuatan pidana. Dan ini ada ancaman hukumannya," pungkas dia.

    Herly dibacok dalam tawuran di Jalan Sunter Kangkungan, Sunter Jaya, Minggu, 24 November 2019. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kemayoran, tetapi tak terselamatkan.

    Polisi menangkap delapan orang yang diduga ikut dalam tawuran antargeng motor tersebut. Dua orang, FI, 16, dan FA, 14, ditetapkan sebagai tersangka. Enam orang lainnya berstatus saksi.

    Pelaku dikenakan Pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP juncto Pasal 56 juncto Pasal 358 KUHP. Mereka terancam ancaman hukuman 12 tahun penjara.






    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id