Pansel Akmil Diminta Klarifikasi Isu Radikalisme Enzo

    Siti Yona Hukmana - 10 Agustus 2019 11:53 WIB
    Pansel Akmil Diminta Klarifikasi Isu Radikalisme Enzo
    Deputi Pembinaan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni'am Soleh (paling kiri). Foito: Siti Yona Hukmana/Medcom.id
    Jakarta: Panitia seleksi (pansel) Akademi Militer (Akmil) harus meminta klarifikasi kepada taruna Akmil keturunan Prancis, Enzo Zenz Allie, terkait isu radikalisme. Hal ini untuk meluruskan dugaan yang meluas di masyarakat.

    "Bisa jadi benar di masa lampau kemudian ada komitmen memeperbaiki. Bisa jadi tidak benar, langkah-langkah yang dilakukan harus konfirmasi, klarifikasi atau tabayun," kata Deputi Pembinaan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni'am Soleh di D'consulate Resto & Lounge, Jakarta Pusat, Sabtu, 10 Agustus 2019. 

    Ni'am pun yakin pansel telah bekerja dengan baik. Jajaran TNI bekerja secara profesional dalam perekrutan taruna baru. 

    "Saya tidak meragukan TNI, karena memiliki mekansime perekrutan dengan terukur, profesional dan terbuka. Anak-anak TNI yang ikut seleksi ada juga yang tidak lolos. Namun, anak-anak bukan dari TNI lolos karena memenuhi standar, termasuk Enzo," ujar Ni'am.

    Baca: Enzo Zenz Allie dan Ideologi Taruna TNI

    Hal itu diamini oleh juru bicara Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto. Menurut dia, ideologi seorang taruna tidak boleh cacat. Taruna harus memegang teguh nasionalisme, patriotisme, Bhinneka Tunggal Ika, memegang teguh Pancasila, UUD 1945 dan NKRI. 
     
    "Oleh karena itu, harus ada langkah-langkah yang mesti diambil oleh panitia seleksi dan di Akmil untuk melakukan verifikasi," pungkas Wawan. 

    Enzo menjadi buah bibir setelah videonya berdialog dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto viral. Kemampuan Enzo berbicara dalam empat bahasa menarik perhatian Hadi.




    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id