• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 OKT 2018 - RP 47.877.961.729

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Menko Polhukam: Sikap Saling Menyalahkan Bagian dari Teror

Achmad Zulfikar Fazli - 16 Mei 2018 19:16 wib
Menko Polhukam Wiranto (kanan) dan Panglima TNI Jenderal TNI
Menko Polhukam Wiranto (kanan) dan Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Tjahjanto (kedua kiri) berjalan seusai memberikan keterangan kepada wartawan di rutan cabang salemba Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5). (Foto: Antara/Indrianto Eko Suw

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto meminta tak ada sikap saling menyalahkan atas insiden terorisme yang belakangan terjadi di beberapa daerah. Sikap saling menyalahkan itu dinilai sama dengan pelaku terorisne.

"Kalau menyalahkan itu bagian dari teror," kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 16 Mei 2018.

Hal itu disampaikan Wiranto menyikapi munculnya desakan mundur kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI marsekal Hadi Tjahjanto.

Eks Panglima ABRI itu enggan menyebut kepolisian dan intelijen kecolongan atas aksi terorisme. Sebab aksi terorisme tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di negara-negara lain.

"Di seluruh dunia juga menghadapi hal serupa. Jangan kita saling menyalahkan," beber dia.

Hal senada disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purna) Moeldoko. Ia menegaskan, tak ada yang kecolongan atas insiden terorisme ini.

"Enggak ada kecolongan," tegas dia.

Menurut dia, aksi terorisme ini terjadi karena reaksi atas tekanan aparat keamanan. Ia yakin aparat keamanan tak akan kendor memberantas aksi tersebut.

"Karena kepolisian menekan, jadi ada reaksi. Itu sudah hukum alam. Yang penting kita tidak boleh kendor, kepolisian tidak akan berhenti melakukan kegiatan itu," kata dia.


(HUS)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.