Pemindahan Ibu Kota Tangkal Pemborosan Akibat Macet

    Ilham Pratama Putra - 14 November 2019 20:06 WIB
    Pemindahan Ibu Kota Tangkal Pemborosan Akibat Macet
    Ilustrasi ibu kota baru. Foto: Kementerian PUPR
    Jakarta: Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur diyakini mampu menangkal pemborosan ekonomi akibat kemacetan. Pengamat transportasi Universitas Indonesia, Andrinof Chaniago, menyebut banyak hal dirugikan oleh kemacetan.

    "Pemborosan ekonomi akibat kemacetan mencapai triliunan rupiah pertahun di Jabodetabek. Boros bahan bakar, efektivitas dan produktivitas juga jadi menurun," kata Andrinof di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Kamis, 14 November 2019.

    Andrinof meyakini pemindahan ibu kota negara akan memudahkan menata Jakarta dan kawasan Jabodetabek. Dia menyebut bukan tak mungkin Jakarta 'bermuka' seperti Sydney, Australia atau New York, Amerika Serikat.

    Dia mengatakan penumpukan masyarakat di Ibu Kota memberikan beban berat pada pulau Jawa. Akibatnya lahan pertanian di Jawa semakin terancam.

    "Menyelamatkan lahan subur pertanian di Jawa dan menjaga konsistensi komitmen terhadap kebijakan ketahanan pangan nasional," lanjut Andrinof.

    Andrinof berharap penataan Ibu Kota baru di Kalimantan Timur dilakukan dengan cermat. Mengingat, lahan Kalimantan Timur begitu luas.

    "Lahan yang diperkirakan layak dipilih banyak. Mudah-mudahan selesai asal persiapannya, di seluruh aspek di DPR baik, enggak main politik, niatnya memang mau membangun negara ini," kata dia.

    Dia berharap konsep di Ibu kota baru dapat mewujudkan visi Indonesia di 2033, yakni menuju pertumbuhan kesejahteraan yang berkeadilan dan berkelanjutan. "Menjadikan Indonesia memiliki ibu kota publik kelas dunia," kata Andrinof.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id