Data Dukcapil Bantu Polisi Korek Identitas Terduga Teroris

    Candra Yuri Nuralam - 26 November 2019 06:41 WIB
    Data Dukcapil Bantu Polisi Korek Identitas Terduga Teroris
    Mendagri Tito Karnavian. Foto: ANT/Dhemas Reviyanto
    Jakarta: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut data kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil) sangat membantu menanggulangi terorisme di Indonesia. Pemerintah bisa mengetahui identitas hanya dengan memasukkan data yang ditemukan.

    "Saya sendiri sebagai mantan kapolri sangat mengetahui manfaat data dari Dukcapil dalam penanganan kejahatan, salah satunya terorisme," kata Tito dalam rapat koordinasi big data kependudukan wujudkan Indonesia maju, seperti dikutip dari Antara, Jakarta, Senin, 25 November 2019.

    Tito mengakui polisi sulit mencari identitas tanpa sistem Dukcapil. Polisi, kata dia, polisi harus membuka berkas-berkas yang tebal untuk mencari identitas seseorang.

    "Karena (saat itu) belum ada sistem, makanya kami mencari manual siapa orangnya. Saat itu (Dukcapil ada) lebih mudah ditemukan, hanya hitungan menit, karena sidik jari hingga gambar muka bisa diidentifikasi," ujar Tito.

    Menurut Tito, sistem ini sangat membantu pemerintah dan aparat keamanan untuk menangkal tindakan terorisme di Indonesia. Tanpa sistem itu pengungkapan akan memakan waktu lebih dari sebulan.

    Pada hari ini, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) di bawah naungan Kemendagri meluncurkan anjungan dukcapil mandiri (ADM).  Sistem itu bisa mencetak identitas diri secara mandiri hanya dalam hitungan menit layaknya ATM.




    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id