BNPB Kerahkan Helikopter Selamatkan Orang Utan dari Karhutla - Medcom

    BNPB Kerahkan Helikopter Selamatkan Orang Utan dari Karhutla

    Kautsar Widya Prabowo - 03 Oktober 2019 04:54 WIB
    BNPB Kerahkan Helikopter Selamatkan Orang Utan dari Karhutla
    Kepala Pusat Data dan informasi BNPB Agus Wibowo. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
    Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupaya menyelamatkan orang utan yang terimbas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sejumlah personel dan helikopter diterjunkan untuk mempermudah evakuasi primata tersebut. 

    Kepala Pusat Data dan informasi BNPB Agus Wibowo mengatakan evakuasi dilakukan atas permintaan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang fokus terhadap penyelamatan orang utan, yaitu Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF). Proses evakuasi dilakukan di Kalimantan Tengah. 

    "Kita bantu menerjunkan helikopter untuk membantu mereka, memindahkan mereka (orang utan)," ujar Agus di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu, 2 Oktober 2019. 

    Pada dasarnya, jelas Agus, helikopter tersebut digunakan BNPB untuk menanggulangi bencana karhutla. "Jadi heli abis ngebom (air) mampir dulu angkat orang utan," ungkap dia. 

    Agus belum dapat memastikan jumlah orang utan yang telah dievakuasi. Namun orang utan tersebut dipastikan mendapatkan tempat yang layak untuk hidup. 

    "Ke tempat yang aman yang masih aman," tuturnya.

    Sebelumnya, Dirjen Konservasi, Sumber Daya Alam, dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian LHK Wiratno mengatakan spesies primata di Sumatra dan Kalimantan yang terdampak paling parah adalah orang utan.

    "Kebakaran membuat mereka kehilangan rumah. Ada beberapa yang kena infeksi saluran pernafasan akut (ISPA)," kata Wiratno di sela-sela Simposium dan Kongres Primata Indonesia ke-5 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Rabu, 18 September 2019.

    Sebanyak 37 individu orang utan Kalimantan Tengah (pongo pygmaeus pygmaeus) di Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng, Bukit Batu, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, terkena ISPA akibat asap yang  menyelimuti Kota Palangka Raya sepekan terakhir.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id