Kegiatan Rizieq Shihab Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah

    Nur Azizah - 26 November 2020 22:55 WIB
    Kegiatan Rizieq Shihab Jadi Bahan Evaluasi Pemerintah
    Presiden Joko Widodo. Dokumentasi Medcom
    Jakarta: Presiden Joko Widodo menjadikan kegiatan yang digelar pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sebagai evaluasi terkait penerapan protokol kesehatan. Termasuk menjadi evaluasi penilaian ketegasan aparat keamanan dan kepala daerah.

    "Yang terjadi kemarin menjadi koreksi kita semuanya, menjadi peringatan betapa pentingnya yang namanya protokol kesehatan," kata Jokowi dalam wawancara khusus bersama Metro TV, Kamis, 26 November 2020.

    Atas kerumunan yang ditimbulkan Rizieq diberi sanksi berupa denda Rp50 juta. Tak hanya Rizieq, kepala kepolisian daerah dan kepala daerah diberi sanksi lantaran lalai dalam mengatasi kerumunan.

    "Sanksi sudah diberikan itu sebuah bentuk ketegasan yang sudah kita lakukan. Ketegasan terhadap aturan-aturan yang harus dilakukan semua pihak," ujarnya.

    Kepala Negara tak ingin usaha pemerintah selama delapan bulan sia-sia dalam sekejap. Sebab, covid-19 tak main-main, 16 ribu jiwa sudah menjadi korban.

    "Anggaran yang kami keluarkan juga sudah sekitar Rp100 triliun baik untuk menangani kesehatan maupun anggaran untuk pemulihan ekonomi," kata Jokowi.

    Baca: Kasus Naik ke Penyidikan, Polisi Berpeluang Periksa Rizieq Shihab

    Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dicopot dari jabatannya lantaran membiarkan terjadi kerumunan. Nana digantikan Kapolda Jawa Timur Irjen Fadil Imran.

    Pencopotan Nana sesuai dengan Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST: 3222/XI/Kep/2020 tertanggal 16 November 2020. Dokumen ini berisikan soal pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri.

    Pencopotan ini buntut pesta pernikahan anak Rizieq dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu, 14 November 2020. Acara itu ramai didatangi pengikut Rizieq yang tidak menerapkan protokol kesehatan sehingga meningkatkan potensi penyebaran virus korona.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id