comscore

Berkurangnya Wilayah PPKM Level 1 Jadi Warning Covid-19 Belum Berakhir

Achmad Zulfikar Fazli - 10 Mei 2022 10:10 WIB
Berkurangnya Wilayah PPKM Level 1 Jadi <i>Warning</i> Covid-19 Belum Berakhir
Ilustrasi. Medcom.id
Jakarta: Pemerintah memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali dan Luar Jawa Bali pada 10-23 Mei 2022. Terdapat penurunan status pada PPKM level 1 di Jawa Bali dan Luar Jawa Bali.

Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal mengingatkan semua pihak untuk waspada terhadap penurunan status level PPKM di Jawa Bali dan Luar Jawa Bali ini. Jangan sampai gelombang peningkatan kasus seperti dua tahun belakangan ini.

"Menurunnya jumlah level 1 di beberapa daerah baik di wilayah Jawa-Bali maupun luar Jawa-Bali menjadi warning bagi kita semua bahwa pandemi ini belum sepenuhnya berakhir," kata Safrizal, Jakarta, Senin, 9 Mei 2022.

Baca: Luhut: PPKM Jawa-Bali Tetap Berlaku

Jumlah daerah yang berstatus level 1 di Jawa Bali menurun dari 29 menjadi 11 daerah. Begitu juga dengan jumlah daerah di level 3 menurun dari dua menjadi satu daerah. Sebaliknya, jumlah daerah yang berstatus level 2 naik dari 97 menjadi 116 daerah.

Sementara itu, jumlah status level 1 di Luar Jawa Bali juga menurun drastis dari 131 menjadi 88 daerah. Jumlah daerah dengan level 3 menurun dari 39 menjadi 22 daerah. Sedangkan, daerah dengan level 2 naik dari 216 menjadi 276 daerah.

Ketentuan PPKM

Khusus pengaturan pada PPKM Jawa Bali, penyesuaian dilakukan pada jam operasional restoran atau rumah makan yang mulai beroperasi pada malam hari untuk dapat buka hingga pukul 02.00 waktu setempat. Kapasitas pengunjung restoran atau rumah makan 75 persen untuk daerah dengan PPKM level 2 dan 100 persen untuk daerah dengan PPKM level 1.

"Kapasitas tersebut juga berlaku untuk kegiatan resepsi pernikahan, namun dengan ketentuan tidak mengadakan makan di tempat," ujar Safrizal.

Dalam perpanjangan PPKM Jawa Bali, aturan terkait syarat menunjukkan hasil negatif polymerase chain reaction (PCR) dan antigen untuk beberapa kegiatan ditiadakan, seperti pada pelaksanaan kompetesi olahraga, baik untuk seluruh pemain, ofisial, kru media, staf pendukung, hingga seluruh penonton. Namun, seluruhnya tetap dipersyaratkan untuk mendapatkan vaksinasi minimal dosis kedua.

Seluruh pemerintah daerah (pemda) diminta tetap waspada dengan adanya potensi lonjakan kasus covid-19 usai Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah. Walaupun kasus masih terpantau stabil, namun harus diperhatikan bahwa inkubasi virus covid-19 mencapai 14 hari.

"Oleh karenanya, sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, kami minta kepada seluruh pemerintah daerah terus waspada dan tetap berkonsentrasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan, dengan selalu memperkuat testing, tracing, dan treatment (3T) dalam pola penanganan pandemi” ujar Safrizal.(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id