Kepala BNPB Pantau Dampak Erupsi Semeru dari Udara

    Theofilus Ifan Sucipto - 06 Desember 2021 12:10 WIB
    Kepala BNPB Pantau Dampak Erupsi Semeru dari Udara
    Gambaran dari udara kondisi wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jatim, Senin, 6 Desember 2021. Foto: Metro TV



    Jakarta: Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto meninjau lokasi terdampak awan panas guguran (APG) Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur. Pemantauan erupsi Semeru menggunakan helikopter BNPB pada Senin, 6 Desember 2021.

    “Kepala BNPB melihat langsung dampak dari kejadian bencana awan panas guguran Gunung Semeru setelah helikopter terbang rendah,” kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan tertulis, Senin, 6 Desember 2021.

     



    Menurut dia, kondisi di sepanjang daerah aliran lahar di Curah Kobokan rusak parah. Wilayah itu juga tertutup material vulkanik dari awan panas guguran Gunung Semeru.

    Baca: Pemenuhan Kebutuhan Dasar Pengungsi Bencana Semeru Diminta Diprioritaskan

    “Beberapa vegetasi yang ada di sepanjang daerah aliran lahar di Curah Kobokan mengalami kerusakan dan banyak pohon yang tumbang dan mati,” papar Abdul Muhari.

    Selain itu, Suharyanto melihat kerusakan Jembatan Gladak Perak di Desa Curah Kobokan. Robohnya infrastruktur itu memutus jalur darat antara Lumajang dan Malang.

    “Pantauan lainnya adalah kerusakan permukiman warga yang berada di sepanjang bantaran daerah aliran lahar di Curah Kobokan,” tutur Abdul.

    Abdul menyebut kepulan asap masih muncul di beberapa titik sepanjang aliran lahar. Fenomena ini akibat material awan panas guguran.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id