comscore

Penyair Iwan Jaconiah Semarakkan Lelang Puisi Harian Media Indonesia

MetroTV - 28 Oktober 2021 15:26 WIB
Penyair Iwan Jaconiah Semarakkan Lelang Puisi Harian Media Indonesia
Penyair Iwan Jaconiah ikut menyemarakkan lelang puisi Harian Media Indonesia. Foto: Dok/Metro TV
Jakarta: Iwan Jaconiah menjadi salah satu penyair yang akan melelang karya puisinya pada Festival Bahasa dan Sastra yang diselenggarakan Harian Media Indonesia dalam momentum sumpah pemuda. Iwan melelang empat buah puisi yang hasilnya akan didonasikan pada korban Covid-19.

"Hasil lelang untuk mereka yang sakit ataupun korban Covid-19, khususnya yatim piatu," kata Iwan dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Kamis, 28 Oktober 2021.
Puisi-puisi Iwan yang akan dilelang memiliki dua latar tempat yaitu di Moskow dan Jakarta. Puisi tersebut di antaranya berjudul Sajak Untuk Ibu di Surga yang akan dibacakan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Sajak Untuk Ibu di Surga merupakan puisi realisme. Puisi itu bercerita tentang seorang anak mendoakan ibunya yang telah meninggal dan ada harapan kelak dapat bertemu ibunya di suatu waktu.

Kemudian, ada juga Asing di Negeri Orang yang akan dibacakan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate. Puisi tersebut menggambarkan diaspora Indonesia yang merasa asing berada di Eropa.

Para diaspora tersebut tinggal di Eropa pada masa transisi orde baru ke orde reformasi dan tidak memiliki KTP. Namun, akhirnya para diaspora tersebut sudah memiliki KTP dan dapat memilih untuk pulang ke Indonesia atau menetap di Eropa.

Puisi lainnya berjudul Secangkir Kopi Luwak yang akan dibacakan oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Dalam menulis puisi ini, Iwan mengaku dengan mahalnya harga Kopi Luwak yang dijual di Eropa.

"Saya lima tahun tinggal di Moskow, di situ memang ketika kita mau meminum kopi, kopi yang paling termahal adalah Kopi Luwak, sehingga itu menjadi inspirasi saya. Saya menulis Secangkir Kopi Luwak,” jelas Iwan.

Yang terakhir yaitu puisi berjudul Indonesia Sejati yang dibacakan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia (BUMN) Erick Thohir. Indonesia Sejati berbicara mengenai bagaimana seorang anak matahari atau sang surya yang lahir sebagai pelindung negeri bahari. Negeri bahari yang dimaksud adalah nusantara.

Lelang puisi akan diselenggarakan pada Jumat, 29 Oktober 2021, pukul 08.30 WIB. Iwan mengingatkan saat puisi dilelang maka akan menjadi artefak. Menurut Iwan, puisi mungkin memang murah, namun nilai dalam puisi tidak dapat diukur dengan uang.

"Puisi itu memang murah tetapi ketika memiliki pesan kuat bagi bangsa, bagi orang banyak, puisi itu menjadi ada nilai dan nilai itu tidak terukur oleh uang," ujar Iwan. (Widya Finola Ifani Putri)

(MBM)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id