Ma'ruf: Distribusi Bansos Terkendala Data

    Anggi Tondi Martaon - 21 Mei 2020 22:26 WIB
    Ma'ruf: Distribusi Bansos Terkendala Data
    Wakil Presiden Ma'ruf Amin/MI/Adam Dwi
    Jakarta: Akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk warga terdampak korona (covid-19) dikritik. Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengakui ada kendala soal pendataan warga miskin baru.

    "Maka antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah melakukan koordinasi-koordinasi, karena ini baru belum ada data yang valid. Itulah yang timbul. Sepertinya salah sasaran atau tidak tepat," kata Ma'ruf dalam program Newsmaker, Kamis, 21 Mei 2020. 

    Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menyebutkan, kondisi berbeda terjadi pada penerima bansos reguler. Penyaluran bantuan sudah berjalan dengan baik.

    “Bahkan 25 persen sudah ada yang menerima bantuan langsung tunai (BLT), walaupun ada perubahan-perubahan di bawah," ungkap dia.

    Baca: Komnas HAM Tak Ingin Pembagian Bansos Diskriminatif

    Koordinasi antar kementerian/lembaga harus diperbaiki terkait data penerima bantuan. Penyaluran bantuan harus berbasis satu data.

    "Antara kemensos (Kementerian Sosial) dan Kemendes (Kementerian Desa) harus dikoordinasikan, karena masing-masing punya data sendiri-sendiri. Nah ini perlu dikoordinasikan," sebut dia.

    Ma'ruf menyebutkan polemik data ini harus menjadi momentum perbaikan. Sehingga, pemerintah memiliki data kelompok miskin yang valid.

    "Reformasi sosial-lah sehingga kita punya data yang valid untuk kedepannya," terang dia.

    Wapres berharap verifikasi data masyarakat miskin baru akibat covid-19 segera diselesaikan. Sebab, sangat dibutuhkan untuk pemulihan nanti.

    "Banyak warga miskin baru, kemudin miskin baru itu jadi jumlah yang nanti akan diwariskan pada langkah-langkah berikutnya dalam rangka recovery tersebut," ujar dia.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id