Penggunaan Listrik Naik tetapi Indonesia Masih Tertinggal

    Nur Azizah - 03 April 2020 10:30 WIB
    Penggunaan Listrik Naik tetapi Indonesia Masih Tertinggal
    Layar menampilkan rapat terbatas (ratas) melalui konferensi video yang dipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Bogor di ruang wartawan Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 30 Maret 2020. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
    Jakarta: Presiden Joko Widodo menyebut rasio pemakai listrik (elektrifikasi) di desa naik dari tahun ke tahun. Namun, secara global Indonesia masih tertinggal.

    Pada 2014, rasio elektrifikasi baru mencapai 84 persen. Kini, rasio penggunaan listrik di desa mencapai 99,48 persen. Jokowi mengeklaim angka ini sudah mencapai target rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN).

    "Rasio ini meningkat sangat signifikan dan telah melampaui target RPJMN tahun 2015-2019 sebesar 96 persen," kata Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat, 3 April 2020.

    Di sisi lain, berdasarkan penelitian akses listrik, Indonesia berada di peringkat 95. Tanah Air masih tertinggal dari Malaysia di peringkat 87 dan Vietnam di peringkat 84.

    Sementara itu, Singapura, Thailand, Tiongkok, dan Korea Selatan berada di posisi dua. Kemudian, berdasarkan riset kualitas suplai listrik, Indonesia juga masih tertinggal.

    Penggunaan Listrik Naik tetapi Indonesia Masih Tertinggal
    Warga memasukkan pulsa token listrik di tempat tinggalnya, di Jakarta, Selasa, 1 April 2020. Foto: Antara/Nova Wahyudi

    Baca: Pemerintah Siapkan Rp3,5 Triliun untuk Insentif Tarif Listrik

    "Kita masih berada di peringkat 54, Filipina di peringkat 53, dan Malaysia di posisi 38," ujar Kepala Negara.

    Thailand berada di posisi 31, Tiongkok di peringkat 18, dan Singapura di posisi dua dunia. Untuk itu, Jokowi meminta para menteri dan badan usaha milik negara (BUMN) memerinci lagi desa-desa mana yang belum dialiri listrik.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id