Populer Nasional: Pulau Jawa Tak Lagi Sumbang Kasus Covid-19 Tertinggi Hingga Pemeriksaan Eks Pegawai ASABRI

    Yogi Bayu Aji - 10 Februari 2021 08:03 WIB
    Populer Nasional: Pulau Jawa Tak Lagi Sumbang Kasus Covid-19 Tertinggi Hingga Pemeriksaan Eks Pegawai ASABRI
    Ilustrasi: Medcom.id



    Jakarta: Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Pulau Jawa tidak lagi menjadi penyumbang kasus covid-19 tertinggi di Indonesia. Capain tersebut menunjukkan penularan covid-19 mulai menurun. 
     
    "Hanya DKI Jakarta provinsi dari Pulau Jawa yang masih masuk lima besar penambahan kasus mingguan tertinggi," ujar Wiku dalam konferensi pers secara virtual, Selasa, 9 Februari 2021. 
     
    Wiku meminta masyarakat tidak terlena dengan kondisi tersebut. Seluruh pihak harus tetap disiplin menaati protokol kesehatan (prokes). Pasalnya, masih ada lima provinsi dengan kenaikan kasus covid-19 mingguan tertinggi. 

    Provinsi tersebut, yakni DKI Jakarta yang naik 4.204 kasus, Nusa Tenggara Timur naik 480, Kalimantan Utara naik 223, dan Kalimantan Timur naik 206. Kepala daerah di lima provinsi itu diminta segera mengevaluasi penanganan covid-19.






    Baca: Aturan Perjalanan Dalam Negeri Diperketat

    Berita soal kasus covid-19 di Pulau Jawa menjadi informasi paling dicari pembaca Kanal Nasional Medcom.id. Selain soal virus korona, publik tertarik dengan perburuan ular sanca besar di Petamburan, Jakarta Pusat.

    Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Asril Rizal, mengerahkan jajaran memburu ular sanca. Pencarian hewan berukuran besar itu terpusat di Pintu Air Petamburan.

    "Ular sanca yang sempat viral itu belum tertangkap, nanti kalau tertangkap kami kabarin," ucap Asril saat dihubungi Medcom.id, Selasa 9 Februari 2021. 

    Menurut Asril, petugas bergegas ke lokasi penemuan ular yang viral di media sosial. Namun, hewan tersebut sudah tak terlihat. Warga menyebut ular itu masuk ke saluran air. 

    Berita soal korupsi pada PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) juga terus disorot pembaca Medcom.id. Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa mantan pegawai ASABRI. 

    "Tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memeriksa empat saksi," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Selasa, 9 Februari 2021. 

    Keempat saksi itu ialah Kabid Pengelolaan Saham PT ASABRI periode Januari 2012-Maret 2017, TY; Staf Investasi PT ASABRI periode 2010-Maret 2017, AS; pelaksana tugas Kadiv Investasi PT ASABRI periode Februari-Mei 2017, IK; dan Kepala Divisi Investasi PT ASABRI periode Juni 2017-2018, GP.

    Berita-berita soal covid-19 hingga kasus ASABRI bakal selalu diperbarui. Klik di sini untuk mendapatkan informasi terbaru dari Kanal Nasional Medcom.id.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id