Puluhan Pedemo Tolak UU Ciptaker di Gedung DPR Ditangkap

    Anggi Tondi Martaon - 08 Oktober 2020 12:53 WIB
    Puluhan Pedemo Tolak UU Ciptaker di Gedung DPR Ditangkap
    Puluhan pedemo ditangkap. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon
    Jakarta: Aparat kepolisian menangkap puluhan orang di sekitar Kompleks Parlemen. Mereka diduga ikut aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker).

    Pantauan Medcom.id, puluhan orang dibawa dari luar menggunakan bus polisi. Puluhan orang itu diminta berjalan jongkok saat turun dari mobil. Mereka juga diperintahkan membuka baju.

    Mereka kemudian dikumpulkan di lapangan basket di samping taman rusa, Kompleks Parlemen. Aparat kepolisian kemudian mendata puluhan orang yang mayoritas laki-laki itu.

    Pihak kepolisian melarang awak media meliput pengamanan puluhan orang itu. Belum ada keterangan resmi dari aparat terkait penangkapan tersebut.

    (Baca: Nekat Ingin Demo UU Cipta Kerja, 40 Bocah Ditangkap)

    "Nanti ya, nanti ada waktu konpres (konferensi pers)," ujar salah satu anggota pengamanan dalam (pamdal) saat memperingatkan awak media mengambil foto dan video di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,  Kamis, 8 Oktober 2020.

    Unjuk rasa terjadi paska penetapan Undang-Undang Ciptaker. Puluhan orang ditangkap selama beberapa hari ini.

    Polisi menangkap puluhan bocah di sejumlah lokasi karena berniat ikut demonstrasi menolak Undang-Undang Ciptaker di Istana Negara dan DPR/MPR, Jakarta Pusat.

    "Sejak subuh kami sudah tangkap kurang lebih 40 anak," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2020

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id