comscore

Tenaga Kesehatan, Tetap Menjadi Garda Terdepan di Masa Lebaran

Media Indonesia - 03 Mei 2022 03:17 WIB
Tenaga Kesehatan, Tetap Menjadi Garda Terdepan di Masa Lebaran
Ilustrasi. Medcom.id
Jakarta: Pemerintah sudah mengizinkan masyarakat mudik dan merayakannya bersama keluarga pada Lebaran 2022. Namun, bagi sebagian tenaga kesehatan, masa lebaran ini justru mengharuskan mereka tetap menjadi garda terdepan.

Seperti Ahmad Sidiq, perawat pelaksana IGD di salah satu rumah sakit swasta di Kuningan, Jakarta. Sudah dua tahun berturut, ia merayakan lebaran di rumah sakit. Sidiq mengaku sangat sedih karena tidak bisa berkumpul dengan keluarga di momen yang bahagia ini.
"Yang lebih sedih lagi kalau di kampung saya itu biasanya ada tradisi. Abis subuh itu ke makam, ziarah langsung. Nah ini sudah dua tahun enggak bisa," tutur Sidiq kepada Media Indonesia, Senin, 2 Mei 2022.

Saat ini, Sidiq tinggal di Jakarta, sedangkan orang tuanya di Depok. Dengan jarak tempat tinggal yang tidak terlalu jauh ini menjadikan Sidiq semakin sendu. Sebab, saudaranya yang jauh di luar kota bisa berlebaran bersama orang tuanya. Sementara, ia yang tinggalnya berdekatan dengan orang tua justru tidak bisa merayakan idulfitri bersama.

"Saudara yang jauh pada pulang ke rumah, tapi yang deket seperti saya ini, enggak bisa ke rumah. Jadi sedih ya," ungkap dia.

Baca: 200 Ribu Nakes Honorer akan Diangkat jadi Calon ASN dan PPPK

Hal serupa juga dirasakan Icha, seorang apoteker asal Jambi yang dinas di kota Padang, Sumatra Barat. Icha merasa sangat sedih karena harus bekerja di hari lebaran. Ia mengaku harus berdinas dari pagi sampai malam untuk jaga apotek. Icha mengungkapkan, apotek di hari lebaran justru sangat ramai dikunjungi pelanggan. Sebab, apotek menjadi tempat persinggahan pertama dalam keadaan darurat.

"Dinas dari pagi sampai malam. Di hari lebaran itu justru paling ramai. Dan rata-rata apotek banyak yang tutup. Jadi ya kita ini the one and only," ujar Icha.

Meskipun harus tetap bekerja di hari lebaran, Icha mengatakan hal ini sudah menjadi konsekuensi profesi yang dia pilih. Dia hanya bisa memberi semangat untuk dirinya dan teman-teman seprofesi seperti dirinya.

"Semangat untuk para tenaga kesehatan dan pelayanan publik lainnya" ungkap Icha. (Dinda Shabrina).

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id