Kepala BIN Sebut Ada Kekuatan Kartel yang Ingin Gulingkan Susi

    Intan fauzi - 13 Juli 2017 21:00 WIB
    Kepala BIN Sebut Ada Kekuatan Kartel yang Ingin Gulingkan Susi
    Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol. Budi Gunawan bersiap mengikuti upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9). ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf.
    medcom.id, Jakarta: Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan menyebut ekonomi rakyat Indonesia dikuasai oleh kekuatan kartel, baik kartel pangan maupun kartel energi.

    "Ini yang sulit diberantas karena jaringan mereka sangat kuat," ujar Budi di acara Halaqah Nasional Alim Ulama se-Indonesia di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat, Kamis 13 Juli 2017.

    Salah satu menteri yang terkena dampak dari kekuatan kartel itu ialah Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Karena ketegasannya melawan mafia, ada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan ingin menggulingkan Susi dari pemerintahan.

    "Contohnya ibu Susi sekarang sedang merasakan serangan balik sangat kuat, demo nelayan, viral di mana-mana, kekuatan ini sedang bermain untuk Ibu Susi ini diganti," ungkap mantan Wakapolri tersebut.

    Maraknya praktik persaingan usaha tidak sehat itu memunculkan kelompok-kelompok yang ingin melemahkan ketahanan ekonomi negara Indonesia. Mereka ingin Indonesia terus bergantung pada negara lain.

    "Hal ini yang menyebabkan ekonomi kita sangat sulit untuk tumbuh dengan baik. Dan kita selalu dijadikan pangsa pasar negara lain. Akhirnya kita bergantung pada negara super power tersebut," pungkas Budi.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id