Polri Didorong Optimalkan Teknologi Kamera Tubuh

    Antara - 12 Desember 2019 18:56 WIB
    Polri Didorong Optimalkan Teknologi Kamera Tubuh
    Ilustrasi polisi lalu lintas menindak salah satu pengemudi kendaraan. MI/Saskia Anindya.
    Jakarta: Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menginisiasi pemakaian teknologi bodycam atau kamera yang ditempelkan ke tubuh anggota Polri. Penggunaan teknologi ini diapresiasi karena mengedepankan pengamanan optimal bagi anggota maupun masyarakat yang dijaga.

    Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni berharap satuan tugas lain di Polri ikut menggunakan teknologi bodycam. Seperti, di Satuan Anti Huru-hara, Satuan Reserse dan Kriminal, hingga Satuan Narkoba.

    Sahroni berpendapat penggunaan bodycam yang juga dilengkapi panic button dan GPS ini akan membuat masyarakat semakin percaya terhadap Polri. Dia mencontohkan dalam penanganan aksi demo. Masih banyak masyarakat yang menganggap penjagaan dilakukan Polri masih terkesan represif dan melanggar HAM.

    "Dengan teknologi bodycam, terpantau cara kerja anggota polisi. Gambar yang tersimpan dalam teknologi itu dapat membantu pimpinan menentukan sikap saat terjadi peristiwa kekerasan yang dituduhkan kepada Polri," papar Sahroni.

    Teknologi ini juga bisa mengikis tudingan terhadap anggota Polri atas manipulasi barang bukti. Termasuk, tudingan adanya kekerasan yang dilakukan anggota saat mengamankan demonstran.

    Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan kesiapan 100 unit bodycam pada 2020 untuk dipasangkan pada seragam anggota Patroli Jalan Raya (PJR) pada 2020. Kasatgas E-TLE Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Arif Fazrulrahman mengatakan, di penghujung 2019 ini, baru ada 16 kamera yang akan digunakan oleh anggota PJR.

    "Rencananya Jumat ini kita latihkan. Ada 16 kamera yang akan kita bagikan kepada tujuh induk petugas PJR sementara. Awal tahun ditambah menjadi 100 kamera," kata Arif di Polda Metro Jaya.

    Arif membeberkan, fungsi bodycam di antaranya mampu merekam hingga 20 jam dan bisa melakukan live streaming dengan petugas yang ada di kantor TMC Polda Metro Jaya. Teknologi ini juga dilengkapi memori 32 GB dan baterai berdurasi 8 jam nonstop.

    Teknologi ini juga memungkinkan komunikasi antara sesama petugas di lapangan yang menggunakan bodycam, serta dengan petugas yang berada di kantor. Kamera bodycam juga dilengkapi tombol panic button dan GPS. 



    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id