Bawaslu Minta Sistem Data Pemilihan Dievaluasi

    M Sholahadhin Azhar - 27 September 2019 08:56 WIB
    Bawaslu Minta Sistem Data Pemilihan Dievaluasi
    Ketua Bawaslu Abhan. Foto: Antara/Aprillio Akbar.
    Jakarta: Ketua Badan Pengawas Pemilu, (Bawaslu) Abhan meminta Sistem Data Pemilih (Sidalih) dievaluasi. Ia menilai banyak kesalahan di sistem itu yang berdampak pada daftar pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

    "Sehingga ada namanya daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) 2, 3 dan sebagainya," kata Abhan saat rapat kerja di Komisi II DPR, Senayan, Kamis, 26 September 2019.

    Menurut dia, jika Sidalih sudah dirombak dan dikoreksi, tidak akan lagi  perbaikan-perbaikan daftar pemilih semacam itu. Sebab data sudah ditetapkan dalam satu sistem. 

    Catatan lain Abhan yakni terkait sistem informasi calon atau Silon. Dalam sistem ini masih ditemui kendala akses bagi para calon, utamanya dari pemilihan legislatif. Mereka mengeluh kesulitan mengunduh atau mengunggah dokumen ke sistem.

    Ke depan, Abhan meminta sistem tersebut didesain bekerja maksimal. Dengan demikian, akses Silon akan lebih efektif dan tak menyulitkan calon.

    "Kecepatan Silon ini menjadi penting untuk para peserta pemilu," kata dia.

    Catatan selanjutnya terkait sistem. Abhan menyebut Sistem Informasi Partai Politik harusnya tak menjadi syarat mendaftar bagi peserta pemilu. Persyaratan untuk mengisi form di sistem itu sebaiknya dilimpahkan ke partai.

    Terakhir, Abhan juga mengkritisi Sistem Informasi Hitung (Situng). Menurutnya, program penghitungan suara ini bermasalah dari segi akurasi. Utamanya ketika petugas salah menginput data. Abhan meminta solusi bersama terkait hal ini.

    "Karena bisa menjadi polemik tersendiri dalam penghitungan suara," kata Abhan.



    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id