Karangan Bunga Penyemangat Tim Medis Meramaikan RSPI Sulianti Saroso

    Yurike Budiman - 19 Maret 2020 15:39 WIB
    Karangan Bunga Penyemangat Tim Medis Meramaikan RSPI Sulianti Saroso
    Beberapa karangan bungan berisi ucapan terima kasih dan penyemangat untuk tim medis berdatangan ke RSPI Sulianti Saroso. Medcom.id/Yurike Budiman
    Jakarta: Belasan karangan bunga menghiasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, Kamis, 19 Maret 2020. Karangan bunga tersebut diletakkan di depan lorong rawat inap RSPI, tak jauh dari ruang isolasi pasien terinfeksi virus korona (covid-19).

    Sebagian karangan bunga berisi apresiasi dan terima kasih kepada tim medis yang menangani korona. Beberapa karangan bunga berisi penyemangat untuk dokter dan perawat yang berjibaku menangani pasien covid-19 di RSPI Sulianti Saroso.

    "Tim medis hebat. Kalianlah the real hero covid-19," bunyi tulisan di karangan bunga yang dikirim Prestisa.

    Pengirim karangan bunga beragam. Mulai perusahaan, perbankan, layanan jasa pengiriman barang, restoran, komunitas roda dua, hingga perorangan.

    Karangan Bunga Penyemangat Tim Medis Meramaikan RSPI Sulianti Saroso
    Beberapa karangan bungan berisi ucapan terima kasih dan penyemangat untuk tim medis. Medcom.id/Yurike Budiman

    Terlihat pula karangan bunga berisi ucapan belasungkawa untuk pasien positif virus korona yang meninggal. Berbeda dengan karangan bunga biasanya, karangan bunga tersebut tidak spesifik ditujukan untuk satu pasien.

    "Turut berduka cita atas wafatnya pasien covid-19," bunyi tulisan karangan bunga yang dikirim keluarga besar Awreceil.id tersebut.

    Satpam RSPI Sulianti Saroso M Nur Hidayat mengatakan sejumlah karangan bunga tersebut datang sejak kemarin. Jumlahnya pun terus bertambah.

    Baca: Orang Tua Harus Menjadi Teladan Anak di Tengah Wabah Korona

    "Sudah ada sejak kemarin. Infonya sih kemarin ada tujuh, sekarang nambah lagi ya. Ini tadinya sempat di depan lobby, tapi dipindah jadi ke belakang sini (gedung rawat inap)," kata Nur di lokasi, Kamis, 19 Maret 2020.

    Satu pasien meninggal di RSPI Sulianti Saroso pada Rabu, 18 Maret 2020. Namun, pihak rumah sakit menyatakan pasien tersebut negatif Korona.

    "Yang meninggal dunia satu negatif, diagnosisnya ARDS (sindrom distres pernapasan akut), disertai hipertensi dan diabetes melitus tipe 2," kata Direktur Utama Sulianti Saroso, M Syahril.



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id