Masyarakat Diminta Produktif Membersihkan Sarang Nyamuk

    Kautsar Widya Prabowo - 05 April 2020 21:26 WIB
    Masyarakat Diminta Produktif Membersihkan Sarang Nyamuk
    Ilustrasi nyamuk aedes aegypti pembawa penyakit demam berdarah. Antara/Anis Efizudin
    Jakarta: Masyarakat diminta produktif dengan membersihkan sarang nyamuk di lingkungan rumah. Apalagi, penyakit demam berdarah dangue (DBD) jadi momok di tengah wabah virus korona (covid-19).

    "Kita masuk dalam musim pancaroba. Dimana gambar klasik dari episode ini munculnya penyakit DBD," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan covid 19, Achmad Yurinto dalam konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Minggu, 5 April 2020

    Yuri mengingatkan jika DBD bisa memperburuk keadaan saat ini jika masyarakat tidak bergerak cepat. "Penyakit DBD akan memperburuk angka kesakitan dan kematian manakala bercampur dengan covid 19," ujarnya.

    Baca: Donasi Penanganan Wabah Covid-19 Tembus Rp82,5 Miliar

    Dia juga meminta masyarakat dapat terus menjaga pola hidup sehat dan bersih. Mengonsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga dapat menjaga daya tahan tubuh, agar tidak mudah terserang penyakit.

    "Harapan kita, semakin banyak keluarga yang sehat, kita yakini masyarakat semakin kuat," kata dia.

    Kasus DBD semakin bertambah di tengah pandemi covid-19. Hingga 24 Maret 2020, ada 34.451 kasus DBD dan 212 di antaranya meninggal.

    Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, ada lima provinsi yang memiliki kasus DBD tertinggi. Yakni, Jawa Barat dengan 5.894 kasus, NTT 3.595 kasus, Lampung 3.408 kasus, Jawa Timur 2.776 kasus, dan Bali 2.173 kasus.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id