Demi Sembuhkan Anak dari Kanker, Orang Tua Gadai Rumah - Medcom

    Sidomuncul

    Demi Sembuhkan Anak dari Kanker, Orang Tua Gadai Rumah

    Gervin Nathaniel Purba - 07 September 2019 17:50 WIB
    Demi Sembuhkan Anak dari Kanker, Orang Tua Gadai Rumah
    Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat berbincang dengan orang tua pasien kanker di rumah singgah Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Semarang (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
    Semarang: Pada umumnya, kanker nasofaring menyerang orang dewasa usia 30-50 tahun. Namun saat ini, kanker bisa menyerang siapa saja. Salah satunya, Minhajul Atfal. Remaja asal Pontianak berusia 18 tahun ini mengidap kanker nasofaring sejak 2018. 

    Kanker nasofaring adalah jenis kanker tenggorokan yang terjadi pada lapisan luar nasofaring. Nasofaring merupakan salah satu bagian pada tenggorokan bagian atas yang terletak di belakang hidung dan balik langit-langit rongga mulut. 

    Kondisi ini dapat menimbulkan gejala berupa benjolan pada tenggorokan, penglihatan kabur, hingga kesulitan membuka mulut. Akibat mengidap penyakit ini, Atfal tidak bisa melanjutkan kuliah setelah lulus SMK.

    Atfal mengungkapkan, gejala awal yang dirasakannya ialah pusing tak berkesudahan. Dia sudah minum obat, namun tak kunjung sembuh. Seiring waktu, Atfal kerap mengalami pusing disertai kejang-kejang. 

    Lantaran bukan peserta BPJS Kesehatan, Atfal terpaksa menempuh pengobatan herbal. Meskipun pada akhirnya tidak memberikan dampak berarti selama lima bulan.

    Merasa sudah tidak memiliki pilihan lain, ibunda membawa Atfal berobat ke dokter. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Atfal mengidap kanker nasofaring.

    "Saya diberi tahu dokter bahwa kanker ini sudah masuk stadium parah," kata ibunda Atfal, Ciliana, ditemui di Jalan Kedung Jati, Randusari, Semarang Selatan, Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 6 September 2019.

    Menurut penjelasan dokter, kanker nasofaring disebabkan banyak hal. Dalam kasus Aftal, gaya hidup yang buruk menjadi penyebabnya. Aftal merupakan perokok aktif dan sering begadang.

    "Anak saya sekolah sambil kerja. Dia sering tidak tidur malam karena menjaga kafe. Dia juga ikut-ikutan merokok. Kebetulan saya jauh tinggalnga dengan Atfal,” kata ibunda.

    Demi Sembuhkan Anak dari Kanker, Orang Tua Gadai Rumah
    Atfal bersama ibunda dan ayah di rumah singgah YKAKI, Semarang (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

    Selain itu, Atfal gemar makan ikan asin. Diduga ini juga menjadi salah satu faktor penyebab Atfal mengidap nasofaring. “Ikan asin dan teri. Hati-hati mas, banyak pengawetnya,” kata Ciliana, mengingatkan. 

    Pada tahun ini, Atfal dirujuk ke RSUP Dr Kariadi di Semarang. Selama masa perawatan, Atfal bersama ibunda dan ayah tinggal di rumah singgah Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Beruntung, Atfal masih diterima karena batas maksimal berusia 18 tahun.

    Mereka telah lima bulan tinggal di rumah singgah YKAKI. Diungkapkan Ciliana, untuk bisa sampai di Semarang, ia harus menggadaikan ruma. “Untuk pengobatan kanker ini tidak bisa tiba-tiba mendapatkan uang banyak dalam waktu singkat,” katanya.

    Kondisi Atfal mulai menunjukkan tanda kesembuhan setelah enam kali kemoterapi, meskipun mata kanan sulit melihat dan wajah sebelah kanan mati rasa. 

    “Hari ini mau dievaluasi. Kalau hasil scan bagus, kemungkinan bisa pulang,” tuturnya.

    Demi Sembuhkan Anak dari Kanker, Orang Tua Gadai Rumah 
    Ketua Cabang YKAKI Semarang Vita Mahaswari (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

    Ketua Cabang YKAKI Semarang Vita Mahaswari mengatakan saat ini terdapat 10 pasien yang tinggal di rumah singgah. 

    “Kapasitas rumah ini terdapat tiga kamar dan 12 tempat tidur. Selama tiga tahun, kami sudah menerima 163 pasien,” ujar Vita. 

    YKAKI memiliki komitmen untuk menolong pasien hingga sembuh. Tidak ada batasan waktu bagi pasien yang tinggal di rumah singgah.

    “Biaya untuk tinggal di sini Rp5 ribu per hari, per keluarga. Mereka juga diberikan uang belanja untuk memastikan asupan gizi terpenuhi,” ujarnya. 

    Vita mengakui masalah yang dialami saat ini ialah kapasitas rumah. Meskipun banyak pasien yang datang, YKAKI berkewajiban tidak boleh menolak. Sejauh ini, rumah singgah tersebut tidak menemui kendala serius.

    Melihat niat mulai YKAKI, Sido Muncul tergerak untuk memberikan bantuan. Pada Jumat, 6 September 2019, Sido Muncul memberikan bantuan sebesar Rp250 juta, dan tambahan Rp12 juta untuk pengembangan rumah singgah YKAKI Semarang serta untuk memenuhi kebutuhan hidup pasien kanker.

    Demi Sembuhkan Anak dari Kanker, Orang Tua Gadai Rumah
    Bantuan Sido Muncul untuk rumah singgah YKAKI Semarang diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Ketua Cabang YKAKI Semarang Vita Mahaswari , didampingi oleh Ketua Rotary Club of Semarang Bojong Eleonora Aprilita (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)


    Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Vita, didampingi oleh Ketua Rotary Club of Semarang Bojong Eleonora Aprilita. Setelah menerima bantuan ini, Vita akan membahas teknis terkait penambahan jumlah kamar. “Pembangunannya akan dimulai tahun depan (2020),” ujarnya. 

    Pada kesempatan itu, Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan bantuan ini sangat berarti bagi rumah singgah YKAKI Semarang dan para pasien. Rumah singgah menjadi tujuan para pasien penderita kanker agar bisa melanjutkan perawatan.

    Demi Sembuhkan Anak dari Kanker, Orang Tua Gadai Rumah
    Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat berinteraksi dengan anak-anak penderita kanker di rumah singgah YKAKI Semarang (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

    “Rumah singgah diperlukan ketika keluar dari rumah sakit. Kalau kemoterapi kan enggak bisa tinggal di rumah sakit lagi. Kalau menginap di hotel, bisa habis uangnya,” kata Irwan. 

    Rumah singgah YKAKI Semarang menjadi rumah singgah keempat yang mendapatkan bantuan dari Sido Muncul. Bantuan kepada rumah singgah dipastikan akan terus berlanjut.

    “Kita akan lihat lagi bersama YKAKI. Pengembangan rumah singgah sangat penting agar pasien tidak merasa sempit,” ucap Irwan.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id