16,5 Juta Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan ke Masyarakat

    Kautsar Widya Prabowo - 19 April 2021 00:20 WIB
    16,5 Juta Vaksin Covid-19 Telah Disuntikkan ke Masyarakat
    Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. MI/Pius Erlangga



    Jakarta: Belasan juta dosis vaksin covid-19 telah disuntikkan ke masyarakat. Jumlah tersebut meningkat dari minggu sebelumnya.

    "(Selama) dua minggu yang lalu kita tembus 10 juta dosis suntikan. Tapi kemarin saya lihat sudah 16,5 juta dosis (suntikan vaksin)," ujar Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam diskusi virtual Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Minggu, 18 April 2021.






    Budi menyebut Indonesia menjadi salah satu negara yang terdepan melakukan vaksinasi. Terutama, dalam deretan negara-negara yang tidak memproduksi vaksin.

    "Jadi harus berebutan dengan negara-negara lain untuk memastikan bahwa kita bisa memperoleh vaksinnya," tuturnya.

    Pemerintah juga terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi terhadap 181,5 juta masyarakat. Target tersebut diyakini efektif mencegah penularan covid-19 mencapai 70-80 persen.

    "Dari 181,5 (juta masyarakat) kita butuh sekitar 363 juta dosis vaksin. Kita kasih cadangan 15 persen. Jadi memang kita merencanakan untuk mengorder 426 juta," tuturnya.

    Baca: Menkes: Perebutan Vaksin Makin Keras

    Sebanyak 426 juta dosis vaskin covid-19 akan terpenuhi melalui empat produsen. Yakni, Sinovac, Tiongkok; Astrazeneca, London; Novavax, Amerika; dan Biontech Pfizer, Jerman.

    "Kenapa empat (produsen)? Ya maksudnya supaya kalau terjadi masalah dengan satu yang lainnya masih bisa kita terima," terangnya.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id