Genjot Layanan Publik, Perpusnas Rangkul Ombudsman

    K. Yudha Wirakusuma - 05 November 2020 19:45 WIB
    Genjot Layanan Publik, Perpusnas Rangkul Ombudsman
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan Ombudsman meneken nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kapasitas layanan publik. MoU ini menyangkut sembilan aspek.

    Masalah ini menyangkut pencegahan malaadministrasi, penanganan pengaduan masyarakat, serta pertukaran data dan/atau informasi. Di samping itu, ada upaya pengembangan sumber daya manusia di bidang perpustakaan dan kepustakawanan sesuai standar nasional perpustakaan.

    Aspek lain yakni pengembangan sistem teknologi informasi dan komunikasi (TIK), perluasan jejaring perpustakaan melalui pengembangan pangkalan data katalog induk nasional (KIN) dan repositori digital indonesia OneSearch (IOS), serta pemanfaatan sumber informasi dan koleksi perpustakaan. Ada pula aspek penyelenggaraan pertemuan ilmiah penelitian dan publikasi dalam bidang perpustakaan, hingga penghimpunan data dan pelestarian karya cetak dan karya rekam.

    Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando menyatakan pihaknya ingin memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Perpusnas dianggap harus menjadi parameter dalam percaturan perkembangan ilmu pengetahuan di dunia internasional.

    Baca: Perpusnas Diminta Cetak Perpustakaan Modern di Daerah

    Selain itu, Perpusnas ingin menjadi pusat penyebaran informasi ilmu pengetahuan untuk dimanfaatkan masyarakat. Hal ini bisa dicapai melalui beragam layanan berbasis digital yang dimiliki Perpusnas seperti repositori digital Indonesia OneSearch (IOS), perpustakaan digital iPusnas, hingga jurnal perpustakaan digital online (e-resources).

    “Pada kesempatan yang baik ini melalui MoU dengan Ombudsman, kami ingin membangun komitmen bahwa seluruh prasyarat, pranata yang dipersyaratkan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, kami siap untuk melanjutkan itu sampai ke desa-desa, dengan segala keterbatasan,” kata Syarif dalam keterangan tertulis, Kamis, 5 November 2020.

    Sementara itu, Ketua Ombudsman Amzulian Rifai mengapresiasi kinerja Perpusnas. Dia dinilai Perpusnas sudah berupaya untuk meningkatkan kualitas perpustakaan di Indonesia supaya sejajar dengan perpustakaan di negara maju. 

    Dia berharap melalui kesepahaman bersama, Perpusnas siap mengembangkan fasilitas bacaan baik berupa perpustakaan atau pojok baca di seluruh kantor Ombudsman di Indonesia. Selain itu, dia menekankan agar tidak hanya pembangunan fisik yang dilakukan tapi juga meningkatkan minat baca sesuai dengan perkembangan teknologi.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id