Pengelola Green Pramuka Sulit Temukan Data Korban Pembunuhan

    Sunnaholomi Halakrispen - 11 Januari 2019 08:05 WIB
    Pengelola Green Pramuka Sulit Temukan Data Korban Pembunuhan
    Pembunuhan wanita. Foto: Medcom.id/Rakhmat Riyandi.
    Jakarta: Kepala Komunikasi Green Pramuka City, Rawasari, Jakarta Pusat, Lusida Sinaga mengaku sempat kesulitan mencari data Nurhayati, yang dibunuh eks petugas keamanan apartemen, Haris, 24. Pasalnya, Nurhayati tidak terdaftar sebagai penghuni tetap apartemen tersebut. 

    "Dari KTP tercatat sebagai karyawan, tapi kemudian kita menghubungi agen yang menyewakan, pekerjaannya menjual produk fashion online. Kita sudah mengunjungi keluarganya, dan mereka konfirmasi itu," kata Lusida dilansir dari Antara, Jumat, 11 Januari 2019.
    Menurut dia, dari informasi agen penyewa apartemen, Nurhayati diketahui menyewa unit selama satu tahun. Dia menetap di apartemen dari Januari sampai Desember 2018. 

    Polres Metro Jakarta Pusat telah menggelar 19 adegan reka ulang pembunuhan terhadap Nurhayati. Korban ditemukan tewas dengan penuh luka tusukan di lorong lantai 16 apartemen itu sekitar pukul 17.30 WIB, Sabtu, 5 Januari 2019.

    Baca: Warga Rawasari Ditemukan Tewas di Apartemen Green Pramuka

    Haris diduga tega membunuh korban lantaran sakit hati saat terlibat cekcok di lift saat menuju lantai 16 gedung apartemen. Haris membunuh Nurhayati dengan pisau genggam. 

    Polisi menyita sejumlah barang bukti terkait pembunuhan. Bukti itu di antaranya, pisau yang digunakan untuk membunuh, sandal pelaku, baju pelaku, topi pelaku, dan pakaian korban. 

    Atas perbuatannya, Haris terancam Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan. Ia diancaman hukuman 15 tahun penjara.




    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id