Charoen Pokphand Hibahkan Kandang Ayam Closed House Modern kepada UNS

    Gervin Nathaniel Purba - 04 Juni 2021 14:07 WIB
    Charoen Pokphand Hibahkan Kandang Ayam Closed House Modern kepada UNS
    Hibah kandang dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) ini sebagai wujud dukungan sektor industri kepada perguruan tinggi (Foto:Dok)



    Surakarta: PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPI) memberikan kandang Close House kepada Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) dalam bentuk hibah, pada Kamis, 3 Juni 2021.

    Pemberian kandang ini merupakan program CSR dari perusahaan sebagai wujud dukungan sektor industri kepada perguruan tinggi yang sejalan dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

     



    Peletakan batu pertama pembangunan kandang Close House dilakukan oleh Rektor UNS H Jamal Wiwoho dan Sekertaris Jenderal Charoen Pokphand Foundation Indonesia Andi Magdalena Siadari. Close House tersebut dibangun di Desa Jatikuwung, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

    Dalam kesempatan itu, Charoen Pokphand Indonesia mengenalkan program Teaching Farm. Program tersebut merupakan pemberian hibah berupa kandang ayam Closed House modern beserta peralatannya kepada beberapa UNS.

    Pelaksanaan dan pengelolaan Teaching Farm tersebut sepenuhnya akan didampingi oleh tim professional Charoen Pokphand Indonesia. Mereka akan mengajarkan dan berbagi pengetahuan teknis tentang budi daya ayam modern kepada mahasiswa/i.

    Teaching Farm tersebut juga akan digunakan sebagai sarana penelitian, pengembangan praktik budidaya ayam dan media aplikasi ilmu pengetahuan, serta sebagai gambaran miniatur dunia usaha.

    Dengan adanya hibah Kandang Ayam Closed House ini, jurusan Peternakan UNS kini memasuki fase teknologi yang lebih tinggi, di mana teknologi peternakan ayam broiler (ayam pedaging) saat ini sudah masuk pada manajemen level teknologi tinggi.

    Diharapkan, mahasiwa/i akan lebih meningkat kemampuannya dan kualitas SDM lulusannya akan menjadi lebih unggul dan kompetitif.

    "Kami berharap tidak hanya jurusan peternakan yang memanfaatkan Closed House ini. Sebab, terdapat berbagai macam ilmu yang dapat diperlajari. Dari ilmu ekonomi, teknik sipil, kelistrikan, dan lain-lain," ujar Andi Magdalena Siadari, dikutip keterangan tertulis, Jumat, 4 Juni 2021.

    Sementara itu, Jamal Wiwoho berharap pembangunan Closed House bisa dimanfaatkan dengan baik dan menghasilkan sebuah penelitian yang baik. Hasil penelitian tersebut diharapkan bisa dirasakan juga oleh masyarakat umum.

    "Diharapkan masyarakat mengetahui bahwa ayam boiler hebat itu berasal dari prodi perternakan UNS," kata Jamal.

    Sebagai informasi, kerja sama ini sebetulnya sudah ditandatangani sejak 2019. Namun, karena pandemi covid-19, pembangunan kandang baru terealisasi pada tahun ini.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id