Kronologi Perpanjangan Status Darurat Covid-19

    Zaenal Arifin - 17 Maret 2020 21:43 WIB
    Kronologi Perpanjangan Status Darurat Covid-19
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperpanjang status darurat virus korona (covid-19). Status ini berlaku hingga Mei 2020.

    Penerapan status darurat dimulai dari rapat pemulangan warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Tiongkok, Selasa, 28 Januari 2020. Rapat digelar di Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). 

    "Jadi pada saat itu diperlukan status karena pada saat itu belum ada daerah-daerah maupun pemerintah pusat yang menentukan status keadaan darurat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi (Kapusdatinkom) BNPB Agus Wibowo di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Selasa, 17 Maret 2020.

    Menurut dia, dalam rapat, Menko PMK Muhadjir Effendy menyetujui memberikan kewenangan kepada Kepala BNPB Doni Monardo untuk mengeluarkan status darurat penanggulangan covid-19. Keadaan darurat covid-19 berlaku dari Selasa, 28 Januari, hingga Jumat, 28 Februari 2020 .

    "Karena ini skalanya semakin besar dan Presiden (Joko Widodo) memerintahkan untuk melakukan percepatan, maka ada perpanjangan status lagi," ungkap dia.

    Status diperpanjang karena sampai saat ini belum ada daerah-daerah yang menetapkan keadaan darurat. Untuk itu, BNPB perlu memperpanjang status dari Sabtu, 29 Februari 2020, sampai Jumat, 29 Mei 2020.

    "Supaya lebih fleksibel, karena kita nunggu daerah-daerah yang mengeluarkan status keadaan darurat," jelas dia.

    Kronologi Perpanjangan Status Darurat Covid-19
    Grafis Medcom.id

    Baca: ODP Covid-19 di Papua Capai 16 Ribu Orang

    Perpanjangan status termuat dalam Keputusan Kepala BNPB Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Korona di Indonesia. Biaya yang dikeluarkan akibat keputusan ini akan dibebankan pada negara. 

    Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Doni Monardo mengatakan pemerintah bakal menggunakan dana siap pakai di BNPB. Surat Keputusan berlaku sejak Selasa, 17 Maret 2020. Bila ada kekeliruan, surat akan diperbaiki di kemudian hari.




    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id