Pengunjung Bersuhu Tubuh Tinggi Ditolak Jenguk Tahanan KPK

    Fachri Audhia Hafiez - 17 Maret 2020 15:15 WIB
    Pengunjung Bersuhu Tubuh Tinggi Ditolak Jenguk Tahanan KPK
    Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri. Medcom.id/Arga Sumantri
    Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membatasi pengunjung tahanan. Kebijakan ini guna mengantisipasi penyebaran virus korona (covid-19).

    "Pengunjung tahanan sementara ini ada batasan," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.

    Ali menuturkan pembatasan berlaku bagi pengunjung dengan suhu tubuh tinggi atau sakit. Namun, kebijakan lainnya masih menanti instruksi lanjutan.

    "Saat ini rutan KPK masih menunggu arahan dan instruksi dari Kemenkumham," ujar Ali.

    (Baca: Status Darurat Korona Diperpanjang Hingga Mei)

    Sebelumnya, Plt Direktur Jenderal Ditjen Pemasyarakatan (PAS), Nugroho, mengatakan lembaga permasyarakatan, rumah tahanan, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPAK) di jajaran Kantor Wilyah Kemenkumham se-Indonesia sudah mengantisipasi penyebaran covid-19.

    Empat langkah disiapkan jajaran Ditjen PAS menghadapi penyebaran covid-19, yakni pencegahan, penanganan, pengendalian, dan pemulihan. Status pada Lapas, rutan, dan LPKA merujuk empat kondisi tersebut, yakni zona kuning dan merah.

    Zona kuning adalah zona pencegahan dan penanganan. Pada zona ini dilakukan sosialisasi, penyemprotan disinfektan, penyediaan sarana-sarana deteksi. Mulai dari pengukur suhu tubuh, penyediaan sarana cuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer. Sedangkan zona merah adalah zona tindakan pengendalian dan pemulihan.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id