Pemerintah 'Racik' Skema Pelonggaran PSBB

    Candra Yuri Nuralam - 20 Mei 2020 16:33 WIB
    Pemerintah 'Racik' Skema Pelonggaran PSBB
    Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto/BNPB
    Jakarta: Pemerintah 'meracik' skema pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Skema itu masih dirahasiakan.

    "Akan dikembangkan dan pasti akan dilaksanakan apabila kondisi pengendalian penyakitnya sudah memungkinkan untuk dilakukan relaksasi," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19 (virus korona) Achmad Yurianto di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu 20 Mei 2020.

    Baca: MUI Minta Penerapan PSBB Tak Diskriminatif

    Menurut dia, perumusan skema pelonggaran memakan waktu. Sebab hal ini didasari kajian di daerah dengan permasalahan berbeda-beda.

    "Oleh karena itu dibutuhkan kajian data yang komprehensif oleh semua pihak dan ini sedang disusun pemerintah," ujar Yuri.

    Skema pelonggaran mulai dikaji usai organisasi kesehatan dunia (WHO) tak bisa memastikan kapan wabah virus korona berakhir. Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap produktif.

    Dia menegaskan masyarakat belum boleh menerapkan pelonggaran. Skema tersebut belum berlaku.

    "Karena kalau kemudian relaksasi ini tidak terukur maka yang terjadi adalah penularan-penularan baru akibat adanya perasaan sudah tidak perlu pakai masker, tak perlu jaga jarak, tak perlu hindari kerumunan," tegas Yuri.

    Masyarakat diminta tak salah mengartikan. Dia memastikan penularan semakin masif jika pelonggaran dilakukan tak terukur. 

    "Kasus positif yang akan kita dapat akan semakin banyak dan ini akan semakin menyulitkan kita," tutur Yuri.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id