• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

KAHMI Minta OPM Ditetapkan Jadi Organisasi Teroris

06 Desember 2018 21:37 wib
Koordinator Presidium KAHMI Hamdan Zoelva (kanan). Foto: Istimewa
Koordinator Presidium KAHMI Hamdan Zoelva (kanan). Foto: Istimewa

Jakarta: Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mengutuk keras insiden penembakan puluhan pekerja proyek di Nduga, Papua. KAHMI juga mendesak agar pemerintah menetapkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai organisasi teroris.

"Mengutuk keras aksi keji tanpa perikemanusiaan kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu," kata Koordinator Presidium KAHMI, Hamdan Zoelva dalam pernyataan resminya, Kamis, 6 Desember 2018. 

KAHMI juga mendesak aparat untuk menegakkan hukum dengan tegas terhadap pelaku kejahatan kemanusian di Tanah Papua. Menurut Hamdan, sudah terlalu banyak korban sipil dan aparat negara akibat tindakan kekerasan dan terorisme di Papua. 

"Untuk menghindari jatuhnya korban jiwa dimasa mendatang, mendesak agar pemerintah menetapkan OPM sebagai organisasi teroris," lanjutnya.

KAHMI juga mendesak agar aparat keamanan harus dapat lebih meningkatkan fungsi pelayanan publik kepada masyarakat. Ini agar tercipta rasa aman, nyaman, terlindungi, dan pengayoman, dan meningkatkan kemampuan deteksi dini dan antisipatif, untuk mencegah tindakan kejahatan terulang kembali.

Tidak hanya itu, KAHMI juga meminta kepolisian untuk segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku pembakaran bendera merah putih. Tidak lupa, ia juga mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk mewaspadai gerakan separatis yang merongrong kewibawaan NKRI, serta kehormatan Bangsa Indonesia. 

"Dengan menunjukkan sikap dan komitmen yang jelas menghadapi tindakan brutal dari kelompok separatis di Papua dan Papua Barat," tegasnya. 

Selain itu, KAHMI juga meminta kepada pemerintah untuk tidak berhenti membangun di Tanah Papua. Pasalnya, Papua dinilai sebagia bagian integral dari wilayah NKRI yang harus mendapatkan kesejahteraan dan keadilan.

Baca: Penembakan di Nduga Diminta Tak Diperdebatkan

Penembakan terjadi pada Sabtu 1 Desember dan Minggu 2 Desember 2018. Kelompok bersenjata menyerang pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Aurak.

Empat pekerja kabur dan menyelamatkan diri ke Pos TNI di Mbua. Tak berapa lama kemudian, kelompok bersenjata menyerang Pos TNI. Satu prajurit TNI, Sertu Anumerta Handoko, tewas dalam serangan tersebut.




(DMR)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.