comscore

Anggota KKB Ditangkap Kasus Makar

Siti Yona Hukmana - 14 Desember 2021 21:31 WIB
Anggota KKB Ditangkap Kasus Makar
ilustrasi/medcom.id
Jakarta: Personel gabungan TNI-Polri menangkap Adi Rawai alias Adi, 27. Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) itu ditangkap terkait kasus dugaan makar yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Yapen, pada Kamis, 9 Desember 2021. 

"Atas perbuatannya pelaku dikenakan kasus makar dengan dasar LP/176/XII/2021/SPKT I/RES Yapen, tertanggal 9 Desember 2021," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangan tertulis, Selasa, 14 Desember 2021. 

 



Kamal menuturkan penangkapan itu berawal dari penyelidikan aparat di kawasan Kampung Tua, di atas Gunung Impura, Kampung Ambaidiru, Distrik Kosiwo, Kabupaten Kepulauan Yapen. Di wilayah tersebut diduga terjadi pergerakan militansi KKB. 

"Pada tanggal 8 sampai 9 Desember 2021, saat tim melakukan patroli, tim ditembaki sebanyak dua kali oleh kelompok kriminal bersenjata, sehingga tim membalas tembakan dan terjadi kontak tembak," ungkap Kamal. 

Usai kontak tembak, kelompok separatis tersebut melarikan diri ke hutan. Tim gabungan yang patroli bertemu tersangka Adi dan menggeledah kediamannya yang diduga sebagai markas komando. 

Baca: Pos Brimob di Pegunungan Bintang Papua Ditembak KKB

Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam seperti gergaji, badik, sangkur, hingga parang. Kemudian, terdapat sebuah senjata rakitan. 
 
Selain itu, polisi menemukan seragam loreng-loreng lengkap dengan baret berwarna merah. Kemudian, kemeja tactical berbendera bintang kejora, bendera bintang kejora, ikat kepala, dan buku-buku referendum.

"Tim mengamankan pelaku dan barang bukti ke Polres Kepulauan Yapen untuk proses hukum lebih lanjut," kata Kamal. 

Tersangka digelandang ke Polres Kepulauan Yapen untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih memburu tiga pelaku lainnya berinisial HM, PM dan YR. 

Tersangka dijerat pasal 106 KUHP Jo Pasal 55 KUHP ayat 1 ke-1 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id