Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182

    Akta Kematian 4 Korban Teridentifikasi Terbit

    Kautsar Widya Prabowo - 14 Januari 2021 03:41 WIB
    Akta Kematian 4 Korban Teridentifikasi Terbit
    Petugas mengevakuasi kantong jenazah berisi jasad korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182. MI/Ramdani
    Jakarta: Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menerbitkan empat akta kematian korban kecelakaan Sriwijaya SJ-182 yang telah teridentifikasi. Seluruh korban teridentifikasi melalui sidik jari jenazah yang berhasil dievakuasi.

    Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan akta korban atas nama Okky Bisma telah diserahkan kepada pihak keluarga. Akta tersebut akan digunakan dalam mengurus administrasi pemakaman dan keperluan lain.

    "Sudah kita serahkan kepada keluarga berisi akta kematian, kartu keluarga, DNA, dan KTP elektronik untuk istrinya," ujar Zudan dalam konferensi pers di Rumah Sakit (RS) Polri, Jakarta Timur, Rabu, 13 Januari 2021.

    Akta kematian untuk tiga korban yang teridentifikasi pada Selasa, 12 Januari 2021, juga sudah diterbitkan. Tiga korban tersebut ialah Fadly Satrianto, Asy Habul Yamin, dan Khasanah.

    "Tiga korban yang ditemukan kemarin, dokumen kependudukannya sudah kita selesaikan. Penyerahannya menunggu kesepakatan keluarga dan nanti bersama-sama dengan Pak Dirut Jasa Raharja," kata Zudan.

    Dukcapil Kemendagri masih memproses akta kematian untuk dua korban teridentifikasi pada sore ini. Korban tersebut atas nama Indah Halimah Putri dan Agus Minarni.

    "Kami sedang memproses dokumen kependudukannya untuk diserahkan kepada keluarga," jelasnya.

    Baca: Pemerintah Serahkan Santunan untuk Keluarga Okky Bisma
     
    Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
     
    Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu jatuh saat mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id